Cara Mengetahui pH Tanah secara Sederhana Tanpa Alat Ukur ( PH METER )

Cara mengetahui pH Tanah –  Para petani atau siapapun yang suka tanaman tentunya sudah tahu pasti bahwa MEDIA TANAM adalah faktor penting untuk menunjang keberhasilan dalam kegiatan bertani maupun berkebun.

Bertani atau berkebun tanpa memperhatikan kondisi media tanam atau tanah maka sama saja dia bertani dan berkebun dengan asas spekulasi, atau untung untungan.. kalau nggak Untung ya Buntung… , ini sangat beresiko karena bisa mengakibatkan kerugian dan lebih besar lagi kerugiannya manakala pertanian atau perkebunannya dalam skala besar.

Untuk keberhasilan dalam bertani atau berkebun maka wajib mengetahui tentang kondisi tanah dalam hal ini adalah pH Tanah. Ada alat sebagai Cara mengetahui pH Tanah, baik tanah yang terlalu asam ataupun sebaliknya tanah basa namanya adalah Ph Meter. Tetapi bagaimana cara mengetahui pH Tanah jika kita tidak memiliki alat tersebut ?  Ada beberapa cara mengetahui kadar pH Tanah dengan sederhana tanpa alat ph meter.

 

RUMUS PERHITUNGAN PH TANAH

UKURAN pH Tanah antara 0-14,

pH Tanah dengan Angka 0-7 berarti tanah bersifat Asam

pH Tanah dengan Angka 7- 14 berarti tanah bersifat Basa

Bagaimana dengan pH Tanah Ideal atau Normal ?

*  pH normal tanah berada pada kisaran 6 hingga 8 atau pada kondisi terbaik memiliki PH 6.5 hingga 7.5

 

CARA MENGETAHUI  PH TANAH SECARA SEDERHANA

  1. Cara Mengetahui PH Tanah dengan kertas Lakmus atau Ph Indikator

cara mengetahui ph tanah dengan kertas lakmus
cara mengetahui ph tanah dengan kertas lakmus

Alat dan Bahan :

  • Kertas lakmus atau pH indikator
  • Gelas
  • Air bening
  • Sendok teh

Cara menyiapkan Sampel yang mau diuji.

Ambil sedikit tanah di 5 titip lahan yang akan kita ukur. 4 titik dari empat ujung dan 1 titip dari tengah lahan ( tanah dari kedalaman sekitar 30 cm ) . Campurkan tahah dari 5 titik tersebut dan jemur sampai kering.

Cara pengukuran :

  • Ambil sedikit sample tanah yang sudah kita siapkan, campurkan kedalam air bening dengan perbandingan 1 : 1 didalam gelas.
  • Kemudian Aduk-aduk hingga benar-benar dan tercampur
  • Tunggu beberapa menit hingga campuran tanah dan air terlihat terpisah ( tanahnya mengendap )
  • Setelah airnya terlihat agak jernih, masukkan ujung kertas lakmus atau pH Indikator kedalam campuran tadi sekitar 1 menit (  tetapi jangan sampai mengenai lapisan tanah yang mengendap ).
  • Setelah beberapa saat kertas lakmus atau pH indikator akan berubah warnanya, perubahan warna sesuai dengan kadar keasaman atau basa sampel tanah tersebut.
  • Setelah warna stabil , maka cocokkan warna kertas lakmus yang sudah berubah tadi sesuai dengan bagan warna petunjuknya. ( Bagan petunjuk warna dari warna 1 – 14 )

 

  1. Cara Mengetahui PH Tanah dengan cara Tradisional

Cara mengetahui pH Tanah secara tradisional ini akan menghasilkan kesimpulan tanah tersebut asam atau basa , tetapi tidak sampai mengukur secara nilai asam atau basa nya tanah. Tetapi ini cukup efektif untuk mengetahui kondisi tanah secara umum dilahan kita. Cara mengetahui pH tanah secara tradisional adalah sebagai berikut :

cara mengetahui ph tanah dengan kunyit
cara mengetahui ph tanah dengan kunyit

Alat dan Bahan

  • Kunyit

Cara pengukuran :

  • Ambil Kunyit kira kira yang seukuran jari telunjuk.
  • Potong Kunyit menjadi 2 bagian
  • Masukkan / celupkan potongan kunyit ( bagian yang terpotong ) kedalam tanah basah yang akan kita ukur pH nya
  • Biarkan sampai kira-kira 30 menit
  • Setelah itu ambil kunyit tesebut dan lihat warna bagian potongan kunyit

Hasil Pengukuran

  1. Jika bagian kunyit yang terpotong warnanya menjadi pudar maka kesimpulannya pH tanah ASAM ( pH dibawah 7 )
  2. Jika bagian kunyit yang terpotong warnanya tetap berwarna cerah ( tidak ada perubahan ) maka kesimpulan pH tanah NETRAL ( pH antara 6-8 )
  3. Jika bagian kunyit yang terpotong warnanya menjadi lebih tua, kecoklatan atau bahkan kebiruan maka kadar keasaman tanah tersebut rendah atau BASA ( pH diatas 7 lebih )

Begitulah cara mengetahui pH tanah secara sederhana, walaupun sederhana tetapi efektif untuk mengetahui kondisi tanah kita, sehingga bisa segera di lakukan tindakan untuk menetralkan/ menormalkan tanah.

Baiklah sahabat petani… , Semoga artikel ini bisa membantu dan menambah wawasan pengetahuan, diartikel selanjut akan kita bahas tentang penyebab tanah menjadi bersifat Asam maupun Basa,

=============================

Temukan Kami di :

Facebook : biotogrow

Youtube : PUPUK ORGANIK PROBIOTIK

Website : www.agroprobiotik.com

Instagram:  www.instagram.com/nutrisi_organik_probiotik

Pencarian dari Google :

Related posts

Leave a Comment