Tembakau Khas Temanggung Hasil Memuaskan, Kendala Teratasi

 Petani  tembakau asal Temanggung, Mualimin telah bertani tembakau selama 20 tahun. Tak luput dari kendala, berikut kendala dalam budidaya Tembakau yang Mualimin alami: Tanaman tembakau mati Tanaman tembakau layu Tanaman tembakau kurus Kendala demi kendala teratasi setelah Mualimin mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman tembakaunya. Berhasil dan hasilnya: Hasil membaik dan daun tebal Kematian berkurang hampir 90% Tanaman kuat di segala cuaca Hasil yang dipetik sangat berbeda, sebelum memakai Biotogrow 3000 tanaman mencapai 50 kg, kini ,meningkat dan mencapai 120 kg Mau tahu rahasia Mualimin dalam mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya? Simak kiat-kiatnya…

Read More

Mulsa organik dan Anorganik, Apa Bedanya?

Mulsa atau material penutup dan pelindung yang berada di permukaan tanah yang berfungsi menghalangi hilangnya air akibat penguapan dan melindungi tanah dari tanaman penganggu. Dengan adanya mulsa, benih-benih gulma akan sangat terhalang. Dari bahan asalnya mulsa dibedakan menjadi dua, yaitu: Mulsa organik Mulsa Organik adalah mulsa yang terbuat dari bahan-bahan sisa pertanian misalnya jerami padi, batang jagung, batang kacang tanah, daun, pelepah daun pisang, dan lain sebagainya. Mulsa organik mudah di dapat dan lebih ekonomis ketimbang mulsa anorganik, namun mulsa organik tidak selalu tersedia.   Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan dari mulsa…

Read More

Budidaya Cabai, Atasi Virus Gemini

Fokus dalam bertani cabai yang kedua kali, Suprapto petani cabai asal Purworejo, Jawa Tengah menanam cabai jenis TM 999 yang sekarang berumur 33 hari. Saat pertama menanam cabai ia melakukan uji coba hanya dengan 2400 batang cabai, hingga kendala bermunculan, seperti munculnya virus gemini. Berusaha mengendalikan virus pada cabainya, dalam pemberian pupuk Suprapto menambahkan M21 dan tanaman disemprot dengan campuran Biotogrow. Alhasil, tanaman yang berwarna kuning makin membaik. Setelah membuktikan pada tanaman uji cobanya, Suprapto mulai mengaplikasikan Paket Duo Ampuh, M21 & Biotogrow pada lahan yang lebih luas yaitu 1,3…

Read More

Trotol Dan Rontok Teratasi Panen Melon Untung 95 Juta

Lahan seluas ¾ bau gapai untung hingga 95 juta, Edi Winoto, petani melon asal tuban berhasil menghasilkan melon yang maksimal. Tak instan, banyak kendala yang edi alami dalam budidaya melon yaitu: Tanaman terserang jamur trotol Tanaman keriting Melon rontok Daun kering Mudah layu Buah tidak tahan lama Edi mengaplikasikan Biotogrow pada lahannya sebagai solusi. Dengan cara penyemprotan dan pengkocoran Biotogrow, alhasil: Tanaman melon menjadi lebih baik Panen melimpah Bobot buah 2-3 kg Tanaman tahan lama Daun tetap hijau saat panen “Ayo pakai produk yang bagus, pilih produk unggulan, yaitu Biotogrow,…

Read More

Mengatasi Tanah Rusak, Menjadi Subur Lagi

Ano Komarna, petani brokoli asal Bandung telah menanam brokoli selama lebih dari 10 tahun. Brokoli termasuk tanaman unggulan yang banyak petani budidayakan di daerahnya. Selain brokoli tanaman unggulan lain di daerahnya seperti, selada dan tomat. Selama 10 tahun lebih Ano membudidayakan brokoli dan berkali-kali berhasil panen tetapi kendala pun sering bermunculan. Ada beberapa petak tanah yang sedikit bermasalah, pertumbuhannya tidak bagus, tanah tidak sehat dan bila ditanami kerdil sehingga tanaman tidak pernah bisa sampai di panen. Setelah mengenal Formula Probiotik Pertanian M21, kendala yang Ano alami teratasi: Tanah menjadi subur…

Read More

Solusi Saat Pupuk Subsidi Langka, Hasil Panen Tetap Maksimal

Petani padi asal Subang, Madi mengakui bahwa lahannya tak lagi memakai pupuk urea karena tidak adanya subsidi pupuk urea. Madi menanam padi jenis Ketan Grendel pada luas lahan 3 Ha. Ia mengaplikasian PAKET DUO AMPUH pada lahan sawahnya. Pada awal olah tanah, sebelum tanah di traktor ia mengaplikasikan M21, hasilnya tanah gembur dan subur, PH tanah juga baik. Sedangkan pada awal musim tanam atau saat padi berumur 7 hari Madi menggunakan Biotogrow sebanyak 50 ml per tangki 16 liter pada durasi 1x seminggu. Biotogrow adalah pengganti pupuk urea dengan hasil…

Read More

Wong Tani Kui Kudu Linambaran Ilmu Sejati

Negara Indonesia dikenal sebagai negara agraris atau bisa dikatakan tanah surga, karena apa saja yang ditanam di negeri ini pasti akan tumbuh. Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam. Alih- alih makanan pokok warga negara agraris ini berasal dari padi hasil dari lahan sawah yang dikelola oleh para petani. Petani berperan sangat penting pada negara. Perihal pangan bukanlah hal sepele sehingga kebutuhan pangan bagi warga negara harus tercukupi dengan sebaik-baiknya. Profesi petani bukan hal yang mudah karena diperlukan keahlian dalam mengelola lahan selain itu petani harus berupaya untuk membudidayakan tanaman…

Read More