Budidaya Cabai, Atasi Virus Gemini

Fokus dalam bertani cabai yang kedua kali, Suprapto petani cabai asal Purworejo, Jawa Tengah menanam cabai jenis TM 999 yang sekarang berumur 33 hari. Saat pertama menanam cabai ia melakukan uji coba hanya dengan 2400 batang cabai, hingga kendala bermunculan, seperti munculnya virus gemini. Berusaha mengendalikan virus pada cabainya, dalam pemberian pupuk Suprapto menambahkan M21 dan tanaman disemprot dengan campuran Biotogrow. Alhasil, tanaman yang berwarna kuning makin membaik. Setelah membuktikan pada tanaman uji cobanya, Suprapto mulai mengaplikasikan Paket Duo Ampuh, M21 & Biotogrow pada lahan yang lebih luas yaitu 1,3…

Read More

Trotol Dan Rontok Teratasi Panen Melon Untung 95 Juta

Lahan seluas ¾ bau gapai untung hingga 95 juta, Edi Winoto, petani melon asal tuban berhasil menghasilkan melon yang maksimal. Tak instan, banyak kendala yang edi alami dalam budidaya melon yaitu: Tanaman terserang jamur trotol Tanaman keriting Melon rontok Daun kering Mudah layu Buah tidak tahan lama Edi mengaplikasikan Biotogrow pada lahannya sebagai solusi. Dengan cara penyemprotan dan pengkocoran Biotogrow, alhasil: Tanaman melon menjadi lebih baik Panen melimpah Bobot buah 2-3 kg Tanaman tahan lama Daun tetap hijau saat panen “Ayo pakai produk yang bagus, pilih produk unggulan, yaitu Biotogrow,…

Read More

Mengatasi Tanah Rusak, Menjadi Subur Lagi

Ano Komarna, petani brokoli asal Bandung telah menanam brokoli selama lebih dari 10 tahun. Brokoli termasuk tanaman unggulan yang banyak petani budidayakan di daerahnya. Selain brokoli tanaman unggulan lain di daerahnya seperti, selada dan tomat. Selama 10 tahun lebih Ano membudidayakan brokoli dan berkali-kali berhasil panen tetapi kendala pun sering bermunculan. Ada beberapa petak tanah yang sedikit bermasalah, pertumbuhannya tidak bagus, tanah tidak sehat dan bila ditanami kerdil sehingga tanaman tidak pernah bisa sampai di panen. Setelah mengenal Formula Probiotik Pertanian M21, kendala yang Ano alami teratasi: Tanah menjadi subur…

Read More

Solusi Saat Pupuk Subsidi Langka, Hasil Panen Tetap Maksimal

Petani padi asal Subang, Madi mengakui bahwa lahannya tak lagi memakai pupuk urea karena tidak adanya subsidi pupuk urea. Madi menanam padi jenis Ketan Grendel pada luas lahan 3 Ha. Ia mengaplikasian PAKET DUO AMPUH pada lahan sawahnya. Pada awal olah tanah, sebelum tanah di traktor ia mengaplikasikan M21, hasilnya tanah gembur dan subur, PH tanah juga baik. Sedangkan pada awal musim tanam atau saat padi berumur 7 hari Madi menggunakan Biotogrow sebanyak 50 ml per tangki 16 liter pada durasi 1x seminggu. Biotogrow adalah pengganti pupuk urea dengan hasil…

Read More

Melon Golden Apollo Besar Maksimal Dan Manisnya Super

Petani melon asal Purwodadi berhasil menghasilkan melon jenis Apollo yang maksimal dan manisnya luar biasa. Sebelum memakai Biotogrow melon kecil dan tidak segar dan setelah mengaplikasikan Biotogrow melon maksimal dengan berat 2,5-3 kg per-buah, tanaman pun segar dan tidak layu pada luas lahan 3,5 ha. Memanen melon super, otomatis akan meningkatkan penghasilan. Selain itu, dengan Biotogrow juga dapat menghemat pupuk kimia yang biasanya 3-2 tutup botol kini hannya memerlukan setengahnya. Sulit menyuburkan tanah dengan pupuk kimia, petani melon ini mengaplikasikan M21 pada lahan sebelum tanam dengan menyemprotkan atau mengocorkan 1…

Read More

Waspada Produk Palsu Meresahkan Petani

Meresahkan petani, panen padi merosot padahal sudah memakai produk Biotogrow. Apa yang menyebabkan panen padi merosot?, ternyata Biotogrow yang didapat harganya lebih murah dari biasanya. Dengan ini kita harus selalu waspada atas banyaknya produk tiruan, palsu dan abal-abal. Berikut cara mendeteksi keaslian produk Biotogrow: Pada produk Biotogrow asli terdapat tanda “BJ” yang dicetak khusus/ security printing untuk jaminan keaslian produk Pada produk Biotogrow asli terdapat No izin DEPTAN lengkap dengan scan codenya Perlu diketahui produk pertanian apapun yang tidak ada izin DEPTAN dapat dikatakan produk ilegal. Biotogrow sudah dijamin negara…

Read More

Wortel Panjang Dan Besar, Bercabang Teratasi

Cerita petani kali ini datang dari Sumatra Utara, tepatnya Tanah Karo. Alpin, petani wortel dengan luas tanah 4000 meter memiliki kendala hasil panen yang kurang memuaskan. Wortel yang ia budidayakan banyak yang bercabang. Alih-alih semua kendala teratasi. Dengan mengaplikasikan Biotogrow tanaman wortel menjadi panjang dan besar, pertumbuhan merata dan hasil panen lebih cepat, bercabang teratasi. Tak hanya itu, pemasaran juga terbilang bagus. “Saran saya untuk petani Tanah Karo, gunakanlah Biotogrow, hasil lebih cepat dan buah lebih besar, Biotogrow Mantap, majuah juah” ucap Alpin mantap. Cerita Alpin, petani wortel dari Tanah…

Read More

Untung Bersih 5 Juta Per Bulan Budidaya Okra Alternatif Di Masa Pandemi

Cerita kali ini dari Petani Okra di Kabupaten Grobogan, Pak Mu’in. Ia sudah membudidayakan okra sejak tahun 2008. Alasan ia membudidayakan okra adalah hasilnya lebih cepat daripada yang lain. Dalam umur 40 hari tanaman okra ini sudah dapat dipanen. Mu’in mempunyai luas lahan sebesar 2000, dalam luas lahan ini ia menghasilkan sekitar 5 juta bersih. Tak luput dari kendala, sebelum memakai Produk Duo Ampuh Biotogrow, akar pada tanamnnya dimakan jamur dan pada musim hujan bunganya rontok, penggunaan pupuk juga membutuhkan banyak yaitu 50 kg pertama, kemudian 100 kg kedua, pupuk…

Read More

Budidaya Kangkung Maksimal Dapat Penuhi Kebutuhan Harian

Kurang tuk penuhi kebutuhan, Supardi Dul mantan petani padi asal Sragen ini memutuskan untuk membudidayakan kangkung. Pada tahun 2011 ia mulai membudidayakan kangkung. Tak mulus, kendala demi kendala berdatangan seperti munculnya hama ular dan cabuk di musim hujan. Hasil panen kangkung pun kurang memuasakan. Tak ada kendala yang tak bisa diatasi. Perlahan kendala – kendala yang ia hadapi teratasi dengan formula ampuh, PAKET DUO AMPUH, M21 dan Biotogrow. Setelah mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya, hasil panennya memuaskan sehingga kebutuhan harian dan kebutuhan anak-anaknya dapat tepenuhi. 1 kg bibit dapat menghasilkan 500…

Read More

Buncisku Panen Meningkat Dua Kali Lipat

Sedikit-sedikit lama lama menjadi bukit! Memakai Biotogrow panen meningkat, dari 2 ton menjadi 4 Ton dengan luas tanah 2000 m. Sutardi, Petani sayuran asal Ngargoyoso, Karanganyar membuktikannya. Aplikasi Biotogrow pada tanaman buncisnya membuat hasil panen melesat hingga dua kali lipat. Berawal dari banyak kendala yang ia alami seperti tanaman menjadi kriting, layu, terserang ulat hingga panen tidak maksimal. Penyemprotan dan pengkocoran Biotogrow ia lakukan sesuai kondisi tanaman dan luas lahan sehingga hasil makasimal dan memuaskan. “Mari pakai Biotogrow, saya sendiri sudah mencoba” ucap pak Sutardi. Selain dapat meningkatkan hasil panen,…

Read More