Jagung Lokal Kualitas Super

JAGUNG LOKAL KUALITAS SUPER WEB

Petani jagung asal Kendal, Pak Masrur, sedang panen jagung Varietas Advanta Jago. Ia membagikan pengalamannya dalam merawat jagungnya. Pak Masrur melakukan perawatan jagungnya dengan memberikan M21 Decomposer seminggu sebelum tanam dengan dosis 1 gelas air mineral/ tangki. Selain itu  Pak Masrur juga menggunakan Biotogrow dicampur fungisida dengan dosis 2 tutup Biotogrow/ tangki pada saat tanaman jagung berusia 15 hari. Kemudian pada usia  1 bulan jagung disemprot lagi Biotogrow dengan dosis yang sama. Selanjutnya pada usia 45 dan 65 hari dengan dosis 3 tutup botol Biotogrow/ tangki. Kendala jamur memang sering…

Read More

Baby Buncis Kenya, Tumbuh Maksimal Panen Meningkat

BABY BUNCIS KENYA TUMBUH MAKSIMAL PANEN MENINGKAT

Petani buncis asal Bandung pak Iwan bercocok tanam baby buncis kenya. Ia mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) secara rutin hingga hasil panen memuaskan. Sebelum ditutup dengan mulsa lahan milik Pak Iwan disemprot dengan M21 Decomposer 500 ml/ 200 liter air juga diberi pupuk kandang. Lalu pada usia 15 hari tanaman disemprot dengan Biotogrow 500 ml/ 200 liter air. Pak iwa rutin menyemprot dan mengocor tanamannya dengan Biotogrow setiap 10 hari sekali. Alhasil dalam 48 hari buncis siap dipanen. Bibit sebanyak 1,5 kg dapat hasilkan panen 1 ton. Daun…

Read More

Cabe Rawit Panen Melimpah & Tahan Patek

CABE RAWIT PANEN MELIMPAH DAN TAHAN PATEK

Petani cabai rawit asal Bandung, Pak Iwan Permana telah mambuktikan bahwa DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) sangat membantu pertumbuhan cabainya dan pengolahan tanah. Pak Iwan mengaplikasikan M21 decomposer pada pupuk kandang sebelum tutup mulsa. Ia menyemprotkan M21 decomposer pada pupuk kandangnya dengan dosis 500 ml dicampur 200 liter air. Pada usia 1 bulan pak Iwan mengocor tanaman cabainya dengan Biotogrow sebanyak 500 ml/ 200 liter air setiap 10 hari sekali. Alhasil, panen melimpah, serangan patek teratasi, daun hijau dan mengkilap, pertumbuhan tanaman serempak tak henti- henti. Pak Iwan menanam…

Read More

Panen Melimpah Melon Bebas Keriting

PANEN MELIMPAH MELON BEBAS KERITING

Pak Suratmin, petani melon asal Ngawi bercocok tanam melon jenis Action 434. Dari awal pertumbuhan melon lancar hanya saja sedikit mengalami kendala yaitu melon keriting. Kendala cepat teratasi dengan pengaplikasian Biotogrow. Pak Suratmin mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman melonnya dengan dosis sebagai berikut: 4 tutup Biotogrow/ tangki semprot setiat 5 hari sekali ia semprotkan pada tanaman melon hingga berumur 50 hari. Alhasil, Pak Suratmin mampu menghasilkan melon sebanyak 5500 batang. Dengan rincian melon grade A mencapai hasil panen 13 ton, untuk grade B 1 ton dan grade C 1 ton. Luar…

Read More

Teknik Bertanam Melon Maksimal Dan Efektif

TEKNIK BERTANAM MELON MAKSIMAL DAN EFEKTIF

Konsultan pertanian, Jonet Biantara, menjelaskan hal- hal penting dalam bercocok tanam terutama untuk tanaman melon. Kesuburan lahan menentukan kesuburan tanaman. Tanah yang tidak sehat menimbulkan banyak kendala seperti: Tanaman mudah terserang penyakit Pertumbuhan lambat Pertumbuhan akar tidak maksimal Untuk mengetahui tanah subur atau tidak, bisa dengan memastikan pH tanah dalam keadaan normal yaitu 6-7. Dengan pH tanah normal maka perawatan tanaman juga akan semakin mudah. Berikut teknik bertanam melon mudah dan efektif: Olah lahan untuk tanaman melon diawali dengan menyemprotkan M21 decomposer sebanyak 200 ml/ tangki pada bedengan sebelum ditutup…

Read More

Bawang Putih Panen Maksimal Busuk Batang Teratasi

Petani bawang putih asal Karanganyar, Suparji menanam bawang putih dengan luas lahan 500 m dan bibit sebanyak 10 kg. Ia mengalami kendala seperti busuk batang dan biji. Suparji mampu mengatasinya dengan PAKET DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) sehingga hasilnya sehat dan dapat mengurangi pembusukan batang/ biji. Kiat- kiat Suparji dalam mengolah lahannya yaitu: Rendam semalaman bibit bawang putih dicampur dengan Biotogrow dan M21 decomposer Olah tanah dengan M21 decomposer (semprotkan pada lahan yang akan ditanami, sebelum ditutup mulsa dan pada pupuk yang akan digunakan untuk mengolah lahan) Tanam bibit…

Read More

Padi Melimpah Hemat Pupuk 60%

Petani padi asal Sragen, Sugito rutin menggunakan pupuk kimia untuk sawahnya. Akibatnya, tanaman rusak karena terkena jamur sehingga menjadi potong leher dan bercak jamur. Hebat, setelah Sugito menggunakan Paket Duo Ampuh untuk lahannya tanaman menjadi sehat dan subur. Step demi step Sugito lakukan dengan menyemprotkan M21 sebagai dasar pada lahan setelah panen dibajak. Ia juga menggunakan rami padi sebagai pengganti pupuk TSP. Agar rami cepat busuk dibutuhkan  1 tangki air yang dicampur dengan M21 Decomposer sebagai sarana fermentasi jerami. Alhasil, pembajakan lahan lebih mudah, empuk dan licin serta mudah dan…

Read More

Kubis Tumbuh Lebih Cepat Panen Meningkat

Berhasil aplikasikan Biotogrow pada tanaman tomat, kini Jajang, petani sayur asal Sumedang menanam kol. Setelah memakai Paket Duo Ampuh, Biotogrow & M21 sangat menghemat pemakaian pupuk kimia.  Jajang mengaplikasikan M21 sebelum tanam sebanyak 1 liter untuk 3 tangki. Setelah 15 hari, ia mulai mengaplikasikan Biotogrow hingga tanaman kol tumbuh besar dan maksimal. Pada usia 70 hari tanaman kol sudah dapat dipanen. Tak hanya itu, dengan Paket Duo Ampuh bobot tanaman meningkat. Jajang mengaplikasikan Biotogrow sebanyak 75 ml/ tangtki pada masa vegetatif, diulang berkala setiap 15 hari. Sedangkan pada masa generatif…

Read More

Cara Budidaya Padi Hasil Melimpah dan Memuaskan

Petani padi asal Sragen, Adi Kobis bertanam padi jenis Mapan 05. Pada awal mengolah lahan ia menyemprotkan M21 pada lahan yang belum dibajak sebanyak 1 liter M21 untuk lahan seluas 1000 m. Sedangkan untuk penyemprotan Biotogrow Adi Kobis melakukannya setiap 10 hari 1x. Manfaat Paket Duo Ampuh yang Adi Kobis rasakan pada lahannya yaitu: Padi menjadi tinggi Malai panjang, padat dan berisi “untuk petani, khususnya petani padi, monggo bijaklah menggunakan pupuk kimia. Kita sedikit beralih ke pupuk organik, hayati cair dan sebagainya seperti Biotogrow karena saya yakin Biotogrow mengandung banyak…

Read More

Trotol Dan Keriting Teratasi Melonku Panen Melimpah

Petani melon asal Sragen, Wahyu Widodo mencoba menanam melon jenis monalisa dengan aplikasi Paket DUO Ampuh, M21 dan Biotogrow. Wahyu mulai bertani baru satu tahun yang awalnya menanam cabai sebanyak 2 kali. Kini lahan bekas tanam cabai digunakan untuk menanam melon Monalisa. Wahyu menyemprot lahannya dengan M21 sebelum menutupnya dengan mulsa sebanyak 2 ml per liter. M21 ia campurkan saat pemupukan dan pengocoran. Dengan M21 penguraian pupuk lebih cepat dan juga dapat mengatasi serangan layu pada tanaman. Untuk penggunaan Biotogrow, Wahyu mengaplikasikan sebanyak 2 tutup per tangki dalam 7 hari…

Read More