Panen Melon Modal 25 Juta laku 77 Juta

PANEN MELON MODAL 25 JUTA LAKU 77 JUTA

Anto Lembong atau biasa dipanggil mas Lembong petani melon asal Sukoharjo, Jawa tengah bertani melon varietas Pertiwi dan Aroma. Ia menanam melon sejumlah 7500 batang. Pengalaman 9 tahun bertani, mas Lembong mengaku bertani melon lebih menguntungkan daripada bertani tomat. Panen melon pun sampai 3X lipat lebih banyak. Tak luput dari kendala, mas Lembong juga pernah mengalami kerugian seperti hasil panen hanya capai 3 juta sedangkan modal yang dihabiskan 35 juta. Penyakit keriting dan yang utama yaitu layu bakteri bermunculan menyerang lahannya. Tak menyerah, akhirnya mas Lembong dapat melalui itu semua….

Read More

Panen Melon Sehat Bebas Residu Kimia, Manis & Besar

PANEN MELON SEHAT BEBAS RESIDU KIMIA MANIS DAN BESAR

Petani melon asal Batang pak Mudatsir bertani melon bersama anaknya yang bernama Abdul Kahfi. Mereka bertani melon dengan luas lahan 3000 m2 dengan jumlah 4000 tanaman. Salah satu jenis melonnya adalah melon pertiwi. Dalam bertani tak mungkin tak berkendala. Kendala yang pak Mudatsir alami yaitu jamur dan virus dan varietas tidak bertahan sehingga ia harus sering menggantinya. Pak Mudatsir dan anaknya pun menemukan solusi tepat yaitu menggunakan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow untuk lahannya. Pak Mudatsir menggunakan M21 Decomposer untuk mengolah lahannya lalu setelah 10 hari tanam semprotkan dengan…

Read More

Semangka Panen Selalu Memuaskan Hama dan Jamur Bukanlah Kendala

Sumarno, petani semagka asal Boyolali mengaku bertani semangka hasilnya nyata dibanding lainnya. Hal itu karena bertani semangka memerlukan aktu yang singkat. Pada umur 60 hari, semangka sudah dapat dipanen. Namun, petani harus waspada dalam mencari penebas. “Tak usah khawatir bila hanya menjual semangka, yang penting pilih penebas yang pasti” tutur pak Sumarno. Pasaran semangka terhitung bagus di bulan Ruwah/ Sya’ban, harga bisa capai 5000-7000. Petani harus pintar pintar memilih musim panen dan pasar yang tepat walaupun pada bulan biasa pun harga semangka tak terlalu parah rusaknya. Menanam semangka jangan tanggung-…

Read More

Bawang merah Panen Melimpah Kesuburan Tanah Tetap Terjaga

Menjadi petani padi hasilnya biasa saja, Suyanto S. sos. asal Sragen memutuskan untuk bertani bawang merah. Menurutnya bertani bawang merah dapat menghasilkan panen lebih banyak daripada padi. “Namun bertani bawang merah susah susah gampang” tutur Suyanto. Sukanya, dalam 2 bulan ia sudah bisa panen, tetapi dukanya, bawang merah mudah terserang hama hingga gagal panen. Kini, Suyanto sudah berhasil panen sebanyak 4 kali dalam 1 periode. Ia berpikir tanah yang ditanami terus menerus tanpa pupuk organik akan seperti apa? Suyanto memutuskan untuk memakai DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow). Sebelum tanam…

Read More

Baru Sekali Pakai DUO AMPUH Padi Meningkat 30% Pupuk kimia Berkurang 50%

Baru Sekali Pakai DUO AMPUH Padi Meningkat 30% Pupuk kimia Berkurang 50%

Petani padi asal Cilacap, Sri Wahyuni telah bertani cukup lama. Ia menemukan PAKET DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow) dan baru sekali pakai. Sri Wahyuni merasa beruntung karena dapat mengatasi kendala seperti: hama, tikus, penggerek, hama ulat, kupu dan kresek. Setelah memakai DUO AMPUH alhasil padinya semakin berbobot, beratnya bertambah dan panen meningkat hingga 30%. Selain itu juga hemat pupuk kimia 50 – 70%. Sri wahyuni mengaplikasikan DUO AMPUH dengan takaran sebagai berikut: Mencampur Biotogrow dengan air sebanyak 3-4 tutup/ tangki lalu disemprotkan pada padi Mencampur M21 decomposer dengan air…

Read More