Padi Panen Memuaskan Bebas Patah Leher, Jamur & Blorok

Padi panen memuaskan bebas patah leher, jamur & blorok

Bu Sapardi Dul, petani padi asal Sragen telah menjadi petani selama 20 tahunan. Sebelum menggunakan Biotogrow Ia hanya menggunakan  pupuk kimia untuk lahan dan tanamannya. Bu Sapardi Dul mengalami kendala kendala seperti: Potong leher Munculnya jamur dan blorok Serta hasil panen yang tak memuaskan Ajaib, dengan pemakaian Biotogro rutin, jamur, potong leher dan blorok teratasi. Selain itu Tanaman subur, terlihat hijau, bulir padat berisi, tangkai panjang bernas, hasil panen melimpah serta hemat pupuk kimia 30 %. Bu Sapardi Dul mengaplikasikan Biotogrow sejak awal tanam di usia 15 hari kemudian setiap…

Read More

Tanam Melon, Padi & Bawang merah Panen Memuaskan & Maksimal Ala Adi Kobis

Tanam Melon, Padi & Bawang merah Panen Memuaskan & Maksimal Ala Adi Kobis

Petani millenial asal Sragen, Adi Kobis kembali berbagi pengalamannya dalam penggunaan DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow). Kini ia membagikan pengalamannya saat bertanam melon, padi dan bawang merah. Ia mengaku kondisi tanamannya yang mudah terserang penyakit seperti jamur atau moler sebelum menggunakan DUO AMPUH. Namun setelah menggunakan DUO AMPUH, moler lebih aman dan tanaman lebih bagus. Dampak DUO AMPUH pada tanaman yaitu: Bawang merah lebih bagus Ketahanan hama & penyakit pada tanaman melon juga lebih bagus Dengan penyemprotan Biotogrow 10 hari sekali, hasil panen meningkat capai 9 ton dengan luas…

Read More

Baru Sekali Pakai DUO AMPUH Padi Meningkat 30% Pupuk kimia Berkurang 50%

Baru Sekali Pakai DUO AMPUH Padi Meningkat 30% Pupuk kimia Berkurang 50%

Petani padi asal Cilacap, Sri Wahyuni telah bertani cukup lama. Ia menemukan PAKET DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow) dan baru sekali pakai. Sri Wahyuni merasa beruntung karena dapat mengatasi kendala seperti: hama, tikus, penggerek, hama ulat, kupu dan kresek. Setelah memakai DUO AMPUH alhasil padinya semakin berbobot, beratnya bertambah dan panen meningkat hingga 30%. Selain itu juga hemat pupuk kimia 50 – 70%. Sri wahyuni mengaplikasikan DUO AMPUH dengan takaran sebagai berikut: Mencampur Biotogrow dengan air sebanyak 3-4 tutup/ tangki lalu disemprotkan pada padi Mencampur M21 decomposer dengan air…

Read More

Padi Melimpah Hemat Pupuk 60%

Petani padi asal Sragen, Sugito rutin menggunakan pupuk kimia untuk sawahnya. Akibatnya, tanaman rusak karena terkena jamur sehingga menjadi potong leher dan bercak jamur. Hebat, setelah Sugito menggunakan Paket Duo Ampuh untuk lahannya tanaman menjadi sehat dan subur. Step demi step Sugito lakukan dengan menyemprotkan M21 sebagai dasar pada lahan setelah panen dibajak. Ia juga menggunakan rami padi sebagai pengganti pupuk TSP. Agar rami cepat busuk dibutuhkan  1 tangki air yang dicampur dengan M21 Decomposer sebagai sarana fermentasi jerami. Alhasil, pembajakan lahan lebih mudah, empuk dan licin serta mudah dan…

Read More

Cara Budidaya Padi Hasil Melimpah dan Memuaskan

Petani padi asal Sragen, Adi Kobis bertanam padi jenis Mapan 05. Pada awal mengolah lahan ia menyemprotkan M21 pada lahan yang belum dibajak sebanyak 1 liter M21 untuk lahan seluas 1000 m. Sedangkan untuk penyemprotan Biotogrow Adi Kobis melakukannya setiap 10 hari 1x. Manfaat Paket Duo Ampuh yang Adi Kobis rasakan pada lahannya yaitu: Padi menjadi tinggi Malai panjang, padat dan berisi “untuk petani, khususnya petani padi, monggo bijaklah menggunakan pupuk kimia. Kita sedikit beralih ke pupuk organik, hayati cair dan sebagainya seperti Biotogrow karena saya yakin Biotogrow mengandung banyak…

Read More

Solusi Saat Pupuk Subsidi Langka, Hasil Panen Tetap Maksimal

Petani padi asal Subang, Madi mengakui bahwa lahannya tak lagi memakai pupuk urea karena tidak adanya subsidi pupuk urea. Madi menanam padi jenis Ketan Grendel pada luas lahan 3 Ha. Ia mengaplikasian PAKET DUO AMPUH pada lahan sawahnya. Pada awal olah tanah, sebelum tanah di traktor ia mengaplikasikan M21, hasilnya tanah gembur dan subur, PH tanah juga baik. Sedangkan pada awal musim tanam atau saat padi berumur 7 hari Madi menggunakan Biotogrow sebanyak 50 ml per tangki 16 liter pada durasi 1x seminggu. Biotogrow adalah pengganti pupuk urea dengan hasil…

Read More

Wong Tani Kui Kudu Linambaran Ilmu Sejati

Negara Indonesia dikenal sebagai negara agraris atau bisa dikatakan tanah surga, karena apa saja yang ditanam di negeri ini pasti akan tumbuh. Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam. Alih- alih makanan pokok warga negara agraris ini berasal dari padi hasil dari lahan sawah yang dikelola oleh para petani. Petani berperan sangat penting pada negara. Perihal pangan bukanlah hal sepele sehingga kebutuhan pangan bagi warga negara harus tercukupi dengan sebaik-baiknya. Profesi petani bukan hal yang mudah karena diperlukan keahlian dalam mengelola lahan selain itu petani harus berupaya untuk membudidayakan tanaman…

Read More

3 Kali Diterjang Banjir Padi Melimpah Tanpa Pupuk Kimia

Pengamat Pertanian, Jonet Biantara tengah mengunjungi sawah yang terkena banjir sebanyak 3 kali, tepatnya di daerah Sentra Beras Nasional, Kroya Cilacap. Ternyata kondisi sawah tetap aman dan hasil panen melimpah walaupun ada beberapa lahan yang terkena tikus. Selain itu Pak Subiyakto, pengelola sawah tersebut mengeluhkan tentang pupuk subsidi yang berkurang dan apabila menyetok sendiri perlu biaya tambahan. Pak Subiyakto sangat yakin menggunakan produk Duo Ampuh M21 Decomposer dan Biotogrow karena kandungan dari produk Duo Ampuh sudah sangat lengkap unsur hara mikro dan makronya. Untuk menanggulangi sawahnya pasca banjir Pak Subiyakto…

Read More

Pertanian Rusak Subur Kembali

PERTANIAN RUSAK SUBUR KEMBALI

Kerusakan sawah akibat berbagai jenis hama adalah kendala umum para petani. Pak Narmin dari Sulawesi tengah mengalami hal ini sehingga sangat sulit menghasilkan padi yang normal dan subur. Rahasia pak Narmin dalam memperbaiki lahannya adalah dengan pengaplikasian Biotogrow. Alih alih sawahnya menjadi tahan hama dan hemat pupuk 30%. Hanya 3 kali penyemprotan dalam semusim yaitu pada masa anakan, masa bunting dan masa pengisian, dengan dosis 100 ml per tangki. Jadi 1 hektar sawah hanya membutuhkan 1 liter. Mudah bukan? Petani cerdas, hemat tenaga hemat waktu. TEKNOLOGI DUO AMPUH, Biotogrow dan…

Read More

PESTISIDA + BIOTOGROW Memang AMPUH

Basuki SW, Petani padi asal Klaten berhasil mengatasi sawahnya dari wereng dan Scirpophaga innotata atau yang biasa disebut peggerak batang. Obat wereng yang dicampur dengan biotogrow adalah solusi ampuh untuk melenyapkan wereng dan penggerak batang, sawah pun tetap hijau dan subur, padi menguning cantik. Gak khawatir lagi pakai pupuk kimia karna ada BIOTOGROW!! Aplikasi penyemprotan bisa dicampur dengan pestisida kimia sehingga residu kimia dalam obat ternetralisir dengan aman. Pertanian masa kini, hemat waktu dan tenaga, harga sangat ekonomis dengan kualitas super fantastis, menghemat pupuk kimia 30% – 60%, meningkatkan hasil…

Read More