Wong Tani Kui Kudu Linambaran Ilmu Sejati

Negara Indonesia dikenal sebagai negara agraris atau bisa dikatakan tanah surga, karena apa saja yang ditanam di negeri ini pasti akan tumbuh. Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam. Alih- alih makanan pokok warga negara agraris ini berasal dari padi hasil dari lahan sawah yang dikelola oleh para petani. Petani berperan sangat penting pada negara. Perihal pangan bukanlah hal sepele sehingga kebutuhan pangan bagi warga negara harus tercukupi dengan sebaik-baiknya. Profesi petani bukan hal yang mudah karena diperlukan keahlian dalam mengelola lahan selain itu petani harus berupaya untuk membudidayakan tanaman…

Read More

Melon Golden Apollo Besar Maksimal Dan Manisnya Super

Petani melon asal Purwodadi berhasil menghasilkan melon jenis Apollo yang maksimal dan manisnya luar biasa. Sebelum memakai Biotogrow melon kecil dan tidak segar dan setelah mengaplikasikan Biotogrow melon maksimal dengan berat 2,5-3 kg per-buah, tanaman pun segar dan tidak layu pada luas lahan 3,5 ha. Memanen melon super, otomatis akan meningkatkan penghasilan. Selain itu, dengan Biotogrow juga dapat menghemat pupuk kimia yang biasanya 3-2 tutup botol kini hannya memerlukan setengahnya. Sulit menyuburkan tanah dengan pupuk kimia, petani melon ini mengaplikasikan M21 pada lahan sebelum tanam dengan menyemprotkan atau mengocorkan 1…

Read More

Modal Tani Kui Lahan Sing Subur

Peran petani sangatlah besar bagi warga negara, apabila petani berhasil menjalankan misinya, warga negara menjadi makmur tanpa kekurangan pangan. Sebagai petani, tak cukup hanya dengan tenaga, tetapi perlu adanya ilmu dan teknologi. Dimulai dari pemupukan, dalam pemberian pupuk harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan sehingga tanah tidak mengalami overdosis pupuk kimia dan menyebabkan kerusakan. Tanah menjadi kering dan tidak subur. Bakteri dan cacing di dalam tanah mati, yang akhirnya tidak dapat bekerja dengan baik dalam menyuburkan tanah. Telah hadir teknologi masa depan, M21 Decomposer, Formula Probiotik Pertanian yang berfungsi…

Read More

Melon Thailand Super Bebas Jamur, Panen Melimpah

  Petani melon dan cabe asal Wonogiri, Suwarto merasa puas atas keberhasilannya menanam melon Thailand Super. Luas lahan sebesar 1500 m mampu ditanami 3000 batang melon, per pohon 1-2 batang. Tak luput dari kendala, seperti munculnya  hama dan jamur gemini yang sering menganggu pertumbuhan tanaman sehingga tanaman banyak yang mati. Tak hanya itu, hasil panen sebanyak 5 ton  hampir separuhnya rusak akibat hama. Menakjubkan, setelah mengenal Biotogrow, keuntungan yang Suwarto dapatkan meliputi: Tanaman menjadi bagus Hasil panen melimpah, meningkat hingga 70% Hasil memuaskan Hemat pupuk dan fungi 50% Melon mulus…

Read More

Budidaya Kangkung Maksimal Dapat Penuhi Kebutuhan Harian

Kurang tuk penuhi kebutuhan, Supardi Dul mantan petani padi asal Sragen ini memutuskan untuk membudidayakan kangkung. Pada tahun 2011 ia mulai membudidayakan kangkung. Tak mulus, kendala demi kendala berdatangan seperti munculnya hama ular dan cabuk di musim hujan. Hasil panen kangkung pun kurang memuasakan. Tak ada kendala yang tak bisa diatasi. Perlahan kendala – kendala yang ia hadapi teratasi dengan formula ampuh, PAKET DUO AMPUH, M21 dan Biotogrow. Setelah mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya, hasil panennya memuaskan sehingga kebutuhan harian dan kebutuhan anak-anaknya dapat tepenuhi. 1 kg bibit dapat menghasilkan 500…

Read More

3 Kali Diterjang Banjir Padi Melimpah Tanpa Pupuk Kimia

Pengamat Pertanian, Jonet Biantara tengah mengunjungi sawah yang terkena banjir sebanyak 3 kali, tepatnya di daerah Sentra Beras Nasional, Kroya Cilacap. Ternyata kondisi sawah tetap aman dan hasil panen melimpah walaupun ada beberapa lahan yang terkena tikus. Selain itu Pak Subiyakto, pengelola sawah tersebut mengeluhkan tentang pupuk subsidi yang berkurang dan apabila menyetok sendiri perlu biaya tambahan. Pak Subiyakto sangat yakin menggunakan produk Duo Ampuh M21 Decomposer dan Biotogrow karena kandungan dari produk Duo Ampuh sudah sangat lengkap unsur hara mikro dan makronya. Untuk menanggulangi sawahnya pasca banjir Pak Subiyakto…

Read More

Kentang Tanpa Pupuk Kimia Panen Melimpah

Panen kentang melimpah gak harus pake pupuk kimia, kelompok tani bangkit di daerah Cepogo, Boyolali mencoba menanam kentang Granola atau G3 pada lahan seluas 300 meter, bibit sejumlah 50 kg dengan pola organik. Para kelompok tani ini menggunakan pupuk kandang yang difermentasi dengan M21 juga melakukan penyemprotan Biotogrow satu minggu sekali, sebanyak 2 tutup atau apabila cuaca ekstrim 3 tutup Biotogrow dalam satu tengki. Penyemprotan dilakukan selama 65 hari tanpa menggunakan pupuk kimia lainnya. Jadi, manfaat yang didapat para kelompok tani setelah menggunakan M21 dan Biotogrow dalam penanaman kentang tanpa…

Read More