Bawang Merah Sehat Bebas Residu Kimia

BAWANG MERAH SEHAT BEBAS RESIDU KIMIA

Pak Purwanto, petani bawang merah asal Nganjuk telah bertani bawang merah sejak tahun 2000. Ia membagikan pengalamannya dalam bertani memakai DUO AMPUH (Biotogrow & M21 decomposer). Sebelum memakai DUO AMPUH untuk lahan dan tanamannya hasil panen bawang merah kurang maksimal karena lahan tanah di daerah Pak Purwanto tergolong asam. Namun dengan M21 decomposer keasaman tanah teratasi. Tak hanya itu, hama dan jamur juga bisa dikendalikan. Keasaman tanah memunculkan beberapa akibat seperti: Tanaman kurang subur Perawatan tanah susah Hama & jamur mudah menyerang Dengan begitu, pak Purwanto rutin mengaplikasikan M21 decomposer…

Read More

Jagung Lokal Kualitas Super

JAGUNG LOKAL KUALITAS SUPER WEB

Petani jagung asal Kendal, Pak Masrur, sedang panen jagung Varietas Advanta Jago. Ia membagikan pengalamannya dalam merawat jagungnya. Pak Masrur melakukan perawatan jagungnya dengan memberikan M21 Decomposer seminggu sebelum tanam dengan dosis 1 gelas air mineral/ tangki. Selain itu  Pak Masrur juga menggunakan Biotogrow dicampur fungisida dengan dosis 2 tutup Biotogrow/ tangki pada saat tanaman jagung berusia 15 hari. Kemudian pada usia  1 bulan jagung disemprot lagi Biotogrow dengan dosis yang sama. Selanjutnya pada usia 45 dan 65 hari dengan dosis 3 tutup botol Biotogrow/ tangki. Kendala jamur memang sering…

Read More

Baby Buncis Kenya, Tumbuh Maksimal Panen Meningkat

BABY BUNCIS KENYA TUMBUH MAKSIMAL PANEN MENINGKAT

Petani buncis asal Bandung pak Iwan bercocok tanam baby buncis kenya. Ia mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) secara rutin hingga hasil panen memuaskan. Sebelum ditutup dengan mulsa lahan milik Pak Iwan disemprot dengan M21 Decomposer 500 ml/ 200 liter air juga diberi pupuk kandang. Lalu pada usia 15 hari tanaman disemprot dengan Biotogrow 500 ml/ 200 liter air. Pak iwa rutin menyemprot dan mengocor tanamannya dengan Biotogrow setiap 10 hari sekali. Alhasil dalam 48 hari buncis siap dipanen. Bibit sebanyak 1,5 kg dapat hasilkan panen 1 ton. Daun…

Read More

Cabe Rawit Panen Melimpah & Tahan Patek

CABE RAWIT PANEN MELIMPAH DAN TAHAN PATEK

Petani cabai rawit asal Bandung, Pak Iwan Permana telah mambuktikan bahwa DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) sangat membantu pertumbuhan cabainya dan pengolahan tanah. Pak Iwan mengaplikasikan M21 decomposer pada pupuk kandang sebelum tutup mulsa. Ia menyemprotkan M21 decomposer pada pupuk kandangnya dengan dosis 500 ml dicampur 200 liter air. Pada usia 1 bulan pak Iwan mengocor tanaman cabainya dengan Biotogrow sebanyak 500 ml/ 200 liter air setiap 10 hari sekali. Alhasil, panen melimpah, serangan patek teratasi, daun hijau dan mengkilap, pertumbuhan tanaman serempak tak henti- henti. Pak Iwan menanam…

Read More

Semangka Panen Selalu Memuaskan Hama dan Jamur Bukanlah Kendala

Sumarno, petani semagka asal Boyolali mengaku bertani semangka hasilnya nyata dibanding lainnya. Hal itu karena bertani semangka memerlukan aktu yang singkat. Pada umur 60 hari, semangka sudah dapat dipanen. Namun, petani harus waspada dalam mencari penebas. “Tak usah khawatir bila hanya menjual semangka, yang penting pilih penebas yang pasti” tutur pak Sumarno. Pasaran semangka terhitung bagus di bulan Ruwah/ Sya’ban, harga bisa capai 5000-7000. Petani harus pintar pintar memilih musim panen dan pasar yang tepat walaupun pada bulan biasa pun harga semangka tak terlalu parah rusaknya. Menanam semangka jangan tanggung-…

Read More

Padi Panen Memuaskan Bebas Patah Leher, Jamur & Blorok

Padi panen memuaskan bebas patah leher, jamur & blorok

Bu Sapardi Dul, petani padi asal Sragen telah menjadi petani selama 20 tahunan. Sebelum menggunakan Biotogrow Ia hanya menggunakan  pupuk kimia untuk lahan dan tanamannya. Bu Sapardi Dul mengalami kendala kendala seperti: Potong leher Munculnya jamur dan blorok Serta hasil panen yang tak memuaskan Ajaib, dengan pemakaian Biotogro rutin, jamur, potong leher dan blorok teratasi. Selain itu Tanaman subur, terlihat hijau, bulir padat berisi, tangkai panjang bernas, hasil panen melimpah serta hemat pupuk kimia 30 %. Bu Sapardi Dul mengaplikasikan Biotogrow sejak awal tanam di usia 15 hari kemudian setiap…

Read More

Sawitku Panen Meningkat Musim Trek Tetap Melimpah Dan Tanah Lebih Subur

SAWITKU PANEN MENINGKAT MUSIM TREK TETAP MELIMPAH DAN TANAH LEBIH SUBUR

Pak Casam asal Riau adalah pemilik serta pengelola lahan sawit dengan luas 12 Ha yang memiliki 274 jumlah batang. Sebelum ia menggunakan DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) Pak Casam rutin meggunakan pupuk kimia. Ia mengaplikasikan pupuk kimia dengan rotasi 4-5 bulan sekali dan setiap pemupukan Pak Casam menghabiskan 500 kg pupuk kimia. Hebatnya, setelah ia mengaplikasikan DUO AMPUH, ada peningkatan hasil panen hingga capai 400 kg, yang awalnya 2000 kg kini capai 2400 kg. Selain itu, masa trek pun berkurang 300 kg. Pak Casam melakukan penyemprotan DUO AMPUH setiap…

Read More

Pepaya Thailand Panen Maksimal Semua Kendala Bisa Teratasi

PEPAYA THAILAND PANEN MAKSIMAL SEMUA KENDALA BISA TERATASI

Wagiyo, Santo dan Widiyanto adalah petani pepaya asal Purworejo. Mereka bercerita tentang pengalaman bertanam pepaya dengan DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow). Wagiyo dulunya adalah petani semangka yang terus menerus mengalami gagal panen dan kini beralih profesi menjadi petani pepaya. Kendala yang sering ia alami adalah busuk buah. Namun, ia tau solusinya. Ia menyemprotkan Fungisida dan Biotogrow pada tanamannya sehingga buah bisa bertahan dan tak busuk lagi. Kendala lainnya seperti, kutu kebul juga teratasi dengan perawatan 1 minggu sekali disemprot Biotogrow. Alhasil, panen meningkat. Pada awal tanam tanah dicangkul 50…

Read More

Baru Sekali Pakai DUO AMPUH Padi Meningkat 30% Pupuk kimia Berkurang 50%

Baru Sekali Pakai DUO AMPUH Padi Meningkat 30% Pupuk kimia Berkurang 50%

Petani padi asal Cilacap, Sri Wahyuni telah bertani cukup lama. Ia menemukan PAKET DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow) dan baru sekali pakai. Sri Wahyuni merasa beruntung karena dapat mengatasi kendala seperti: hama, tikus, penggerek, hama ulat, kupu dan kresek. Setelah memakai DUO AMPUH alhasil padinya semakin berbobot, beratnya bertambah dan panen meningkat hingga 30%. Selain itu juga hemat pupuk kimia 50 – 70%. Sri wahyuni mengaplikasikan DUO AMPUH dengan takaran sebagai berikut: Mencampur Biotogrow dengan air sebanyak 3-4 tutup/ tangki lalu disemprotkan pada padi Mencampur M21 decomposer dengan air…

Read More

Budidaya Cabai Keriting Hasil Maksimal Hemat Biaya

Modal 4 juta untung 26 juta, apa rahasianya? Sigit, petani cabai asal Purworejo bertani cabai sejak 2010 dengan pupuk biasa, obat- obatan. Sigit mengaku boros dan panen kurang memuaskan. Namun, setelah ia menggunakan Pupuk Organik Cair Biotogrow dan M21 decomposer hasil panen maksimal. Sigit mengaplikasikan M21 decomposer pada olah lahan pertama dengan jumlah takaran 250 ml/ tangki selain itu ia juga melakukan pengolahan kompos dengan proses fermentasi dan menyemprotkan M21 decomposer pada olahan fermentasi pupuk selama 2 minggu. Sedangkan Sigit mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman cabainya dengan takaran 2 tutup/ tangki…

Read More