Teknik Bertanam Melon Maksimal Dan Efektif

TEKNIK BERTANAM MELON MAKSIMAL DAN EFEKTIF

Konsultan pertanian, Jonet Biantara, menjelaskan hal- hal penting dalam bercocok tanam terutama untuk tanaman melon. Kesuburan lahan menentukan kesuburan tanaman. Tanah yang tidak sehat menimbulkan banyak kendala seperti: Tanaman mudah terserang penyakit Pertumbuhan lambat Pertumbuhan akar tidak maksimal Untuk mengetahui tanah subur atau tidak, bisa dengan memastikan pH tanah dalam keadaan normal yaitu 6-7. Dengan pH tanah normal maka perawatan tanaman juga akan semakin mudah. Berikut teknik bertanam melon mudah dan efektif: Olah lahan untuk tanaman melon diawali dengan menyemprotkan M21 decomposer sebanyak 200 ml/ tangki pada bedengan sebelum ditutup…

Read More

Tanam Melon, Padi & Bawang merah Panen Memuaskan & Maksimal Ala Adi Kobis

Tanam Melon, Padi & Bawang merah Panen Memuaskan & Maksimal Ala Adi Kobis

Petani millenial asal Sragen, Adi Kobis kembali berbagi pengalamannya dalam penggunaan DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow). Kini ia membagikan pengalamannya saat bertanam melon, padi dan bawang merah. Ia mengaku kondisi tanamannya yang mudah terserang penyakit seperti jamur atau moler sebelum menggunakan DUO AMPUH. Namun setelah menggunakan DUO AMPUH, moler lebih aman dan tanaman lebih bagus. Dampak DUO AMPUH pada tanaman yaitu: Bawang merah lebih bagus Ketahanan hama & penyakit pada tanaman melon juga lebih bagus Dengan penyemprotan Biotogrow 10 hari sekali, hasil panen meningkat capai 9 ton dengan luas…

Read More

Gebrakan Perbaikan Tanah Nasional Dengan Teknologi Mikrobakteri Duo Ampuh

GEBRAKAN PERBAIKAN TANAH NASIONAL

Darurat Tanah Kritis! Kerusakan tanah pertanian bencana besar negeri ini. “69% tanah pertanian di Indonesia dikategorikan sudah rusak parah (tandus) lantaran penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan. Dengan kondisi itu dikhawatirkan ketahanan pangan (food security) Indonesia hingga 2050 akan sangat rawan.” (Data Tech Cooperation Aspac FAO) Asyiknya bertemu para Mitra Toko & Petani Biotogrow pada hari Senin 28, Februari 2022 di hotel Multazam. Selain mendapatkan edukasi tentang Kerusakan Tanah di negeri ini & Solusinya  langsung dari Prof. Gunawan (Rektor UMY /Pakar Tahah) & Jonet Biantara,SP (Konsultan Pertanian & Pembina…

Read More

Mengenal Kapur Dolomit dan Manfaatnya

Mengenal Kapur Dolomit dan Manfaatnya

Kapur dolomit adalah mineral yang dikenal bermanfaat untuk menetralkan pH tanah. Kapur dolomit atau mineral yang mengandung unsur hara kalsium oksida (CaO) dan magnesium oksida (MgO) dengan kadar yang cukup tinggi sangat berguna bagi tanah dan tanaman. Jika tanah kekurangan hara kalsium dan magnesium, maka otomatis tanaman menjadi kurang maksimal dalam berproduksi. Dilansir dari swadayaonline.com kemampuan dolomit memperbaiki kondisi tanah tidak dimiliki pupuk organik umumnya. Bahkan sebenarnya dolomit juga sudah bagian dari pupuk organik dan bukan pupuk kimia. Sebelum memberikan kapur dolomit, lakukan terlebih dahulu pengukuran terhadap keasaman tanah. Pengukuran…

Read More

Cara Cepat Pembuatan Bokashi & Pupuk Padat Organik Super

Mengatasi hama dan mempercepat hasil panen memang lebih mudah dan praktis apabila menggunakan pupuk kimia. Namun, penggunaan pupuk kimia berlebih akan mengganggu keseimbangan tanah sehingga tanah menjadi semakin liat, tandus, sulit diolah, dan produktifitasnya menurun. Apabila petani terus menerus menggunakan pupuk kimia pada lahannya. Maka, kondisi tanah akan semakin kritis. Hal ini bukan hanya merugikan tanah dan lahan tetapi juga akan menambah beban biaya bagi petani. Untuk itu, kini sektor- sektor pertanian dan pemerintah makin giat dalam mensosialisasikan penggunaan pupuk organik, yaitu pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik (sisa-sisa makhluk…

Read More

Mulsa organik dan Anorganik, Apa Bedanya?

Mulsa atau material penutup dan pelindung yang berada di permukaan tanah yang berfungsi menghalangi hilangnya air akibat penguapan dan melindungi tanah dari tanaman penganggu. Dengan adanya mulsa, benih-benih gulma akan sangat terhalang. Dari bahan asalnya mulsa dibedakan menjadi dua, yaitu: Mulsa organik Mulsa Organik adalah mulsa yang terbuat dari bahan-bahan sisa pertanian misalnya jerami padi, batang jagung, batang kacang tanah, daun, pelepah daun pisang, dan lain sebagainya. Mulsa organik mudah di dapat dan lebih ekonomis ketimbang mulsa anorganik, namun mulsa organik tidak selalu tersedia.   Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan dari mulsa…

Read More

Mengatasi Tanah Rusak, Menjadi Subur Lagi

Ano Komarna, petani brokoli asal Bandung telah menanam brokoli selama lebih dari 10 tahun. Brokoli termasuk tanaman unggulan yang banyak petani budidayakan di daerahnya. Selain brokoli tanaman unggulan lain di daerahnya seperti, selada dan tomat. Selama 10 tahun lebih Ano membudidayakan brokoli dan berkali-kali berhasil panen tetapi kendala pun sering bermunculan. Ada beberapa petak tanah yang sedikit bermasalah, pertumbuhannya tidak bagus, tanah tidak sehat dan bila ditanami kerdil sehingga tanaman tidak pernah bisa sampai di panen. Setelah mengenal Formula Probiotik Pertanian M21, kendala yang Ano alami teratasi: Tanah menjadi subur…

Read More

Aplikasi M21 di Lahan Sawah Sebelum Tanam

Petani asal Sulawesi Tengah, Tanah Lanto, Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Pak Ayu mengaplikasikan M21 untuk sawahnya. Sahabat Biotogrow, ketahui tata cara aplikasi dan manfaat M21 di lahan sawah: Campur 200 ml M21 atau untuk tangki 20/25 liter dengan air, dapat juga dicampur Herbisida/pembeku biji. Kemudian disempotkan di lahan sebelum padi ditanam Manfaat M21 pada lahan padi: Menyuburkan tanah Mengurai jerami/sampah Mengurai endapan kimia Merangsang tumbuh Tanah menjadi subur Hemat pupuk kimia Menetralkan PH tanah TEKNOLOGI DUO AMPUH, Biotogrow dan M21 DECOMPOSER adalah Solusi Cerdas dalam Menjaga, Merawat Tanaman dari  Awal…

Read More