Budidaya Anggur di Dataran tinggi Hasil Melimpah Manis Besar Maksimal

BUDIDAYA ANGGUR DI DATARAN TINGGI HASI MELIMPAH MANIS BESAR MAKSIMAL

Ano Komarna asal Kebon Hui, Parongpong, Bandung melakukan percobaan budidaya anggur di dataran tinggi. Padahal, budidaya anggur dikenal dengan dataran rendah degan kisaran 300 DPL kebawah. Ano Komarna mencoba bercocok tanam anggur di dataran tinggi, 1200 DPL. Ada 30 pohon percobaan yang ia tanam. Ano Komarna tergolong petani anggur yang masih sangat pemula namun ia berani mencoba hal berbeda. Hingga pohon anggur pada ketinggian 1200 DPL dapat berbuah. Dari 10 varietas anggur yang Ano tanam, ada 2 varietas yang telah berbuah di usia 8 bulan yaitu varietas niniel dan transfiguration….

Read More

Panen Bawang Merah Semakin Meningkat Tajam

PANEN BAWANG MERAH SEMAKIN MENINGKAT TAJAM

Aho, ketua kelompok tani kampung Cidulang, Majalengka mengungkapkan kesannya setelah memakai Biotogrow untuk lahan bawang merahnya. “Semenjak pakai DUO AMPUH hasilnya lebih banyak, mantap” tuturnya. Aho mengaplikasikan Biotogrow di awal tanam. Ia mulai pada 7 hari tanam dengan takaran 7 tutup Biotogrow/ tangki. Pada usia tanaman 20 hari ia rutin menyemprotkan Biotogrow hingga panen. Yaitu dengan 50x penyemprotan sampai usia 50 hari dan di usia 50 hari ketika umbi mulai membesar, Aho menyemprot Biotogrow pada lahannya dengan dosis 6 tutup botol/ tangki untuk memaksimalkan umbi 60 hari panen. Aho menanam…

Read More

Pepaya Thailand Panen Maksimal Semua Kendala Bisa Teratasi

PEPAYA THAILAND PANEN MAKSIMAL SEMUA KENDALA BISA TERATASI

Wagiyo, Santo dan Widiyanto adalah petani pepaya asal Purworejo. Mereka bercerita tentang pengalaman bertanam pepaya dengan DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow). Wagiyo dulunya adalah petani semangka yang terus menerus mengalami gagal panen dan kini beralih profesi menjadi petani pepaya. Kendala yang sering ia alami adalah busuk buah. Namun, ia tau solusinya. Ia menyemprotkan Fungisida dan Biotogrow pada tanamannya sehingga buah bisa bertahan dan tak busuk lagi. Kendala lainnya seperti, kutu kebul juga teratasi dengan perawatan 1 minggu sekali disemprot Biotogrow. Alhasil, panen meningkat. Pada awal tanam tanah dicangkul 50…

Read More

Mengenal Kapur Dolomit dan Manfaatnya

Mengenal Kapur Dolomit dan Manfaatnya

Kapur dolomit adalah mineral yang dikenal bermanfaat untuk menetralkan pH tanah. Kapur dolomit atau mineral yang mengandung unsur hara kalsium oksida (CaO) dan magnesium oksida (MgO) dengan kadar yang cukup tinggi sangat berguna bagi tanah dan tanaman. Jika tanah kekurangan hara kalsium dan magnesium, maka otomatis tanaman menjadi kurang maksimal dalam berproduksi. Dilansir dari swadayaonline.com kemampuan dolomit memperbaiki kondisi tanah tidak dimiliki pupuk organik umumnya. Bahkan sebenarnya dolomit juga sudah bagian dari pupuk organik dan bukan pupuk kimia. Sebelum memberikan kapur dolomit, lakukan terlebih dahulu pengukuran terhadap keasaman tanah. Pengukuran…

Read More

Mantan Kepala Sekolah Sukses Bertani Bawang Merah

MANTAN KEPALA SEKOLAH SUKSES BERTANI BAWANG MERAH

Raih untung 50 juta hingga 100 juta, Suyatno, S.pd. M.si, pensiunan kepala sekolah memilih menjadi petani bawang merah. Namun ia menyadari dalam bertani lebih banyak duka daripada suka. Kendala bermunculan, seperti: penyakit hama, layu fusarium, mahalnya harga beli bibit padahal harga panen begitu murah. Bawang merah yang sehat tak akan layu di siang hari. Suyatno telah menemukan pupuk yang cocok untuk lahan dan bawang merah nya. Ia mengolah lahan dengan mikrobakteri pembenah tanah M21 decomposer. Setelah muncul daun, ia mengaplikasikan mikrobakteri kompleks untuk semua tanaman, Biotogrow. Alhasil, Suyatno tak lagi…

Read More

Cara Cepat Pembuatan Bokashi & Pupuk Padat Organik Super

Mengatasi hama dan mempercepat hasil panen memang lebih mudah dan praktis apabila menggunakan pupuk kimia. Namun, penggunaan pupuk kimia berlebih akan mengganggu keseimbangan tanah sehingga tanah menjadi semakin liat, tandus, sulit diolah, dan produktifitasnya menurun. Apabila petani terus menerus menggunakan pupuk kimia pada lahannya. Maka, kondisi tanah akan semakin kritis. Hal ini bukan hanya merugikan tanah dan lahan tetapi juga akan menambah beban biaya bagi petani. Untuk itu, kini sektor- sektor pertanian dan pemerintah makin giat dalam mensosialisasikan penggunaan pupuk organik, yaitu pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik (sisa-sisa makhluk…

Read More

Tanaman Bisa Stress?

Tahukah kamu bahwa tanaman juga dapat megalami stress? Tanaman stress yaitu tanaman yang tidak mampu beradaptasi atau menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada lingkungan hidupnya. Tanaman merupakan makhluk hidup seperti manusia yang juga rentan stress. Tanaman memerlukan lingkungan hidup yang sesuai. Tanaman yang stress akan sulit berbunga apalagi berbuah. Bila hal ini dibiarkan berlarut-larut maka tanaman akan terus menderita hingga akhirnya mati. Oleh karena itu penting sekali mengetahui tanda-tanda tanaman stress dan cara mencegah tanaman agar tidak stress. Untuk mencegah agar tanaman tidak stress, maka penyiapan kondisi pertumbuhan optimal dari…

Read More

Mengenal Lebih Dekat Mikrobakteri Dalam M21 decomposer

M-21 Descomposer adalah formula organisme detritivor sebagai pengurai bahan-bahan organik secara cepat,efektif dan maksimal juga sangat efektif sebagai formula Pembenah Tanah untuk memperbaiki unsur Fisika, Kimia dan Biologi tanah dengan komposisi mikrobakteri sebagai berikut: Actinomycetes Pseudomonas Lactobacillus Trichoderma Acetobacter Rhizobium Berikut fungsi mikrobakteri yang terdapat dalam M21 decomposer: ACTINOMYCETES sp Actinobacteria atau Actinomycetes banyak ditemukan di tanah. Sebagian yang lain tinggal di dalam tumbuhan dan hewan. Mereka memainkan peranan yang penting dalam dekomposisi materi organik seperti selulosa dan kitin. Aktivitas ini menambah cadangan hara di dalam tanah dan merupakan bagian…

Read More

Aplikasi M21 decomposer Pada Lahan Hortikultura

M21 decomposer 10x lebih cepat & efektif. M21 decomposer memiliki kandungan 6 macam bakteri dan bermanfaat untuk fermentasi pupuk kandang serta olah tanah. Berikut cara aplikasi M21 decomposer pada lahan hortikultura: Kocok terlebih dahulu M21 decomposer Campurkan M21 Decomposer sebanyak 200 ml/ 1 aqua gelas ke dalam tangki semprot (ukuran 15-20 liter) kemudian aduk merata Semprotkan di atas bedengan yang akan ditutup mulsa secara merata   Keuntungan dari aplikasi M21 decomposer untuk lahan dan tanaman adalah: Menyuburkan tanah Mengembalikan pH tanah menjadi bagus Antisipasi tanaman kerdil Antisipasi kematian bibit pindah…

Read More

Aplikasi M21 decomposer Tanpa Buka Mulsa (Pencegahan Jamur dan Virus Sejak Dini)

Lahan telah diolah, disemprot herbisida dan dipasangi mulsa tapi belum diberi M21? Jangan khawatir. M21Decomposer dapat mengantisipasi tumbuhnya akar gada, jamur atau penyakit tanaman lainnya bahkan apabila tanah terlalu asam yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dapat teratasi. Berikut cara mengaplikasikan M21Decomposer untuk lahan yang telah dipasangi mulsa: Masukkan M21 decomposer sebanyak 200 ml/ 1 aqua gelas ke dalam tangki yang berisi air Kocorkan M21 decomposer yang telah dicampour air ke setiap lubang mulsa secukupnya M21 decomposer dapat dicampur dengan Herbisida sehingga residu herbisida tidak meganggu tanaman M21 decomposer dapat diaplikasikan…

Read More