Peran petani sangatlah besar bagi warga negara, apabila petani berhasil menjalankan misinya, warga negara menjadi makmur tanpa kekurangan pangan. Sebagai petani, tak cukup hanya dengan tenaga, tetapi perlu adanya ilmu dan teknologi. Dimulai dari pemupukan, dalam pemberian pupuk harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan sehingga tanah tidak mengalami overdosis pupuk kimia dan menyebabkan kerusakan. Tanah menjadi kering dan tidak subur. Bakteri dan cacing di dalam tanah mati, yang akhirnya tidak dapat bekerja dengan baik dalam menyuburkan tanah. Telah hadir teknologi masa depan, M21 Decomposer, Formula Probiotik Pertanian yang berfungsi…
Read MoreTag: biotogrow
Budidaya Tomat Hasil Maksimal Bebas Rontok Dan Layu
Cerita petani tomat dari Sumedang, Jajang, sudah bergelut di bidang pertanian selama 6 tahun khususnya tomat. Ia selalu menggunakkan PAKET DUO AMPUH M21 dan Biotogrow. Sebelum tanam jajang mengaplikasikan M21 untuk mengolah lahannya dan Biotogrow sebagai perawatan harian. Tanaman jajang bebas layu, pertumbuhan baik walau jarang tersiram hujan selain itu bunga tahan rontok dan buah tumbuh bagus maksimal. Masih banyak keuntungan yang ia dapatkan dalam pengaplikasian Paket Duo Ampuh seperti: Daun kuat dan hijau Hemat Fungisida dan pupuk Tomat besar dan serempak Pengaplikasian M21 yaitu sebanyak 250 ml per tangki…
Read MoreBudidaya Bawang Merah, Hasil Meningkat Tahan Lama
Supriyadi, petani sejak tahun 2007 yang awalnya hanya buruh tani kini sukses menanam dan memanen bawang merah dengan maksimal. Ia menanam bawang merah pada luas lahan 3200 m yang menghabiskan 3,6 kw bibit. Supriyadi sempat mengalami kendala dalam budidayanya seperti, gangguan ulat di musim kemarau dan jamur di musim hujan. Sebelum mengenal Biotogrow hasil panen yang Supriyadi dapatkan total 3 ton 2 kw dan setelah mengenal Biotogrow hasil panennya meningkat mencapai hampir 5 ton. Selain panen meningkat, berikut beberapa keuntungan setelah mengaplikasikan M21 & Biotogrow: Batang lebih kuat Usia…
Read MoreMelon Thailand Super Bebas Jamur, Panen Melimpah
Petani melon dan cabe asal Wonogiri, Suwarto merasa puas atas keberhasilannya menanam melon Thailand Super. Luas lahan sebesar 1500 m mampu ditanami 3000 batang melon, per pohon 1-2 batang. Tak luput dari kendala, seperti munculnya hama dan jamur gemini yang sering menganggu pertumbuhan tanaman sehingga tanaman banyak yang mati. Tak hanya itu, hasil panen sebanyak 5 ton hampir separuhnya rusak akibat hama. Menakjubkan, setelah mengenal Biotogrow, keuntungan yang Suwarto dapatkan meliputi: Tanaman menjadi bagus Hasil panen melimpah, meningkat hingga 70% Hasil memuaskan Hemat pupuk dan fungi 50% Melon mulus…
Read MoreWaspada Produk Palsu Meresahkan Petani
Meresahkan petani, panen padi merosot padahal sudah memakai produk Biotogrow. Apa yang menyebabkan panen padi merosot?, ternyata Biotogrow yang didapat harganya lebih murah dari biasanya. Dengan ini kita harus selalu waspada atas banyaknya produk tiruan, palsu dan abal-abal. Berikut cara mendeteksi keaslian produk Biotogrow: Pada produk Biotogrow asli terdapat tanda “BJ” yang dicetak khusus/ security printing untuk jaminan keaslian produk Pada produk Biotogrow asli terdapat No izin DEPTAN lengkap dengan scan codenya Perlu diketahui produk pertanian apapun yang tidak ada izin DEPTAN dapat dikatakan produk ilegal. Biotogrow sudah dijamin negara…
Read MoreWortel Panjang Dan Besar, Bercabang Teratasi
Cerita petani kali ini datang dari Sumatra Utara, tepatnya Tanah Karo. Alpin, petani wortel dengan luas tanah 4000 meter memiliki kendala hasil panen yang kurang memuaskan. Wortel yang ia budidayakan banyak yang bercabang. Alih-alih semua kendala teratasi. Dengan mengaplikasikan Biotogrow tanaman wortel menjadi panjang dan besar, pertumbuhan merata dan hasil panen lebih cepat, bercabang teratasi. Tak hanya itu, pemasaran juga terbilang bagus. “Saran saya untuk petani Tanah Karo, gunakanlah Biotogrow, hasil lebih cepat dan buah lebih besar, Biotogrow Mantap, majuah juah” ucap Alpin mantap. Cerita Alpin, petani wortel dari Tanah…
Read MoreTeknik Pasang Mulsa Tanaman Cabai
Sobat Biotogorow pasti tak asing lagi dengan istilah “Mulsa”. Penggunaan mulsa, plastik warna hitam untuk lapisan dibawah dan warna perak untuk lapisan atas sangat diperlukan untuk penanaman cabai pada musim hujan. Tak hanya itu, berikut manfaat dan keuntungan pemakaian mulsa untuk tanaman cabai: Tanaman cabai terhindar dari gulma Dengan menggunakan mulsa plastik dapat terhindar dari gulma, dikarenakan areal untuk ditanami hanya cukup untuk tanaman yang akan dipelihara, selebihnya akan tertutup oleh mulsa. Mencegah hama dan penyakit pada tanaman cabai Mulsa plastik umumnya berwarna perak pada bagian atasnya, sehingga dapat memantulkan…
Read MoreUntung Bersih 5 Juta Per Bulan Budidaya Okra Alternatif Di Masa Pandemi
Cerita kali ini dari Petani Okra di Kabupaten Grobogan, Pak Mu’in. Ia sudah membudidayakan okra sejak tahun 2008. Alasan ia membudidayakan okra adalah hasilnya lebih cepat daripada yang lain. Dalam umur 40 hari tanaman okra ini sudah dapat dipanen. Mu’in mempunyai luas lahan sebesar 2000, dalam luas lahan ini ia menghasilkan sekitar 5 juta bersih. Tak luput dari kendala, sebelum memakai Produk Duo Ampuh Biotogrow, akar pada tanamnnya dimakan jamur dan pada musim hujan bunganya rontok, penggunaan pupuk juga membutuhkan banyak yaitu 50 kg pertama, kemudian 100 kg kedua, pupuk…
Read MoreBudidaya Kangkung Maksimal Dapat Penuhi Kebutuhan Harian
Kurang tuk penuhi kebutuhan, Supardi Dul mantan petani padi asal Sragen ini memutuskan untuk membudidayakan kangkung. Pada tahun 2011 ia mulai membudidayakan kangkung. Tak mulus, kendala demi kendala berdatangan seperti munculnya hama ular dan cabuk di musim hujan. Hasil panen kangkung pun kurang memuasakan. Tak ada kendala yang tak bisa diatasi. Perlahan kendala – kendala yang ia hadapi teratasi dengan formula ampuh, PAKET DUO AMPUH, M21 dan Biotogrow. Setelah mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya, hasil panennya memuaskan sehingga kebutuhan harian dan kebutuhan anak-anaknya dapat tepenuhi. 1 kg bibit dapat menghasilkan 500…
Read MoreLahan Tumpangsari, Hasil Panen 5x Lipat
Cerita Biotogrow kali ini datang dari petani sawi yang bentuk penanamannya menggunakan Tumpang sari. ia menanam cabai dan sawi dengan teknik Tumpang sari. Sawi yang ditanamanya hasilnya bagus. Begini kiat-kiatnya, Semprot M21 Decomposer, yang berfungsi menguraikan unsur hara pada tanah dan menyebabkan munculnya bakteri baik untuk tanaman Sawi yang ia tanami berumur 25 hari, yang berarti 5 hari kemudian akan Panen. “Sawi bibitnya sedikit tapi kalau laku hasilnya jadi banyak. Sawi juga mempunyai umur pendek yang hanya 30 hari” kurang lebih ujar petani sawi ini Adapun perbedaan yang ia alami…
Read More