Gebrakan Perbaikan Tanah Nasional Dengan Teknologi Mikrobakteri Duo Ampuh

GEBRAKAN PERBAIKAN TANAH NASIONAL

Darurat Tanah Kritis! Kerusakan tanah pertanian bencana besar negeri ini. “69% tanah pertanian di Indonesia dikategorikan sudah rusak parah (tandus) lantaran penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan. Dengan kondisi itu dikhawatirkan ketahanan pangan (food security) Indonesia hingga 2050 akan sangat rawan.” (Data Tech Cooperation Aspac FAO) Asyiknya bertemu para Mitra Toko & Petani Biotogrow pada hari Senin 28, Februari 2022 di hotel Multazam. Selain mendapatkan edukasi tentang Kerusakan Tanah di negeri ini & Solusinya  langsung dari Prof. Gunawan (Rektor UMY /Pakar Tahah) & Jonet Biantara,SP (Konsultan Pertanian & Pembina…

Read More

Aplikasi M21 Decomposer Untuk Olah Lahan Baru

Kunci sukses pertanian adalah olah lahan, maka dari itu lahan harus terolah dengan baik sehingga menjadi subur dan hasilnya bagus. Apabila lahan baik maka hama penyakit dapat diantisipasi. Alhasil, tanaman lebih sehat dan panen maksimal. Apabila tanah diberi terlalu banyak pupuk kimia maka akan menyebabkan kerusakan dan solusinya adalah menyemprotnya dengan M21 decomposer, Formula Probiotik untuk olah lahan sebelum lahan ditanami. Berikut resep buka lahan pertanian: Pupuk kandang Dolomit untuk menetralisir Ph tanah Semprotkan M21 decomposer Penyemprotan lahan dengan M21 decomposer adalah dengan tangki  yang diisi air dan dicampur M21…

Read More

Trotol Dan Keriting Teratasi Melonku Panen Melimpah

Petani melon asal Sragen, Wahyu Widodo mencoba menanam melon jenis monalisa dengan aplikasi Paket DUO Ampuh, M21 dan Biotogrow. Wahyu mulai bertani baru satu tahun yang awalnya menanam cabai sebanyak 2 kali. Kini lahan bekas tanam cabai digunakan untuk menanam melon Monalisa. Wahyu menyemprot lahannya dengan M21 sebelum menutupnya dengan mulsa sebanyak 2 ml per liter. M21 ia campurkan saat pemupukan dan pengocoran. Dengan M21 penguraian pupuk lebih cepat dan juga dapat mengatasi serangan layu pada tanaman. Untuk penggunaan Biotogrow, Wahyu mengaplikasikan sebanyak 2 tutup per tangki dalam 7 hari…

Read More

Wong Tani Kui Kudu Linambaran Ilmu Sejati

Negara Indonesia dikenal sebagai negara agraris atau bisa dikatakan tanah surga, karena apa saja yang ditanam di negeri ini pasti akan tumbuh. Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam. Alih- alih makanan pokok warga negara agraris ini berasal dari padi hasil dari lahan sawah yang dikelola oleh para petani. Petani berperan sangat penting pada negara. Perihal pangan bukanlah hal sepele sehingga kebutuhan pangan bagi warga negara harus tercukupi dengan sebaik-baiknya. Profesi petani bukan hal yang mudah karena diperlukan keahlian dalam mengelola lahan selain itu petani harus berupaya untuk membudidayakan tanaman…

Read More

Modal Tani Kui Lahan Sing Subur

Peran petani sangatlah besar bagi warga negara, apabila petani berhasil menjalankan misinya, warga negara menjadi makmur tanpa kekurangan pangan. Sebagai petani, tak cukup hanya dengan tenaga, tetapi perlu adanya ilmu dan teknologi. Dimulai dari pemupukan, dalam pemberian pupuk harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan sehingga tanah tidak mengalami overdosis pupuk kimia dan menyebabkan kerusakan. Tanah menjadi kering dan tidak subur. Bakteri dan cacing di dalam tanah mati, yang akhirnya tidak dapat bekerja dengan baik dalam menyuburkan tanah. Telah hadir teknologi masa depan, M21 Decomposer, Formula Probiotik Pertanian yang berfungsi…

Read More

Untung Bersih 5 Juta Per Bulan Budidaya Okra Alternatif Di Masa Pandemi

Cerita kali ini dari Petani Okra di Kabupaten Grobogan, Pak Mu’in. Ia sudah membudidayakan okra sejak tahun 2008. Alasan ia membudidayakan okra adalah hasilnya lebih cepat daripada yang lain. Dalam umur 40 hari tanaman okra ini sudah dapat dipanen. Mu’in mempunyai luas lahan sebesar 2000, dalam luas lahan ini ia menghasilkan sekitar 5 juta bersih. Tak luput dari kendala, sebelum memakai Produk Duo Ampuh Biotogrow, akar pada tanamnnya dimakan jamur dan pada musim hujan bunganya rontok, penggunaan pupuk juga membutuhkan banyak yaitu 50 kg pertama, kemudian 100 kg kedua, pupuk…

Read More

Budidaya Kangkung Maksimal Dapat Penuhi Kebutuhan Harian

Kurang tuk penuhi kebutuhan, Supardi Dul mantan petani padi asal Sragen ini memutuskan untuk membudidayakan kangkung. Pada tahun 2011 ia mulai membudidayakan kangkung. Tak mulus, kendala demi kendala berdatangan seperti munculnya hama ular dan cabuk di musim hujan. Hasil panen kangkung pun kurang memuasakan. Tak ada kendala yang tak bisa diatasi. Perlahan kendala – kendala yang ia hadapi teratasi dengan formula ampuh, PAKET DUO AMPUH, M21 dan Biotogrow. Setelah mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya, hasil panennya memuaskan sehingga kebutuhan harian dan kebutuhan anak-anaknya dapat tepenuhi. 1 kg bibit dapat menghasilkan 500…

Read More

Lahan Tumpangsari, Hasil Panen 5x Lipat

Cerita Biotogrow kali ini datang dari petani sawi yang bentuk penanamannya menggunakan Tumpang sari. ia menanam cabai dan sawi dengan teknik Tumpang sari. Sawi yang ditanamanya hasilnya bagus. Begini kiat-kiatnya, Semprot M21 Decomposer, yang berfungsi menguraikan unsur hara  pada tanah dan menyebabkan munculnya bakteri baik untuk tanaman Sawi yang ia tanami berumur 25 hari, yang berarti 5 hari kemudian akan Panen. “Sawi bibitnya sedikit tapi kalau laku hasilnya jadi banyak. Sawi juga mempunyai umur pendek yang hanya 30 hari” kurang lebih ujar petani sawi ini Adapun perbedaan yang ia alami…

Read More

Kamu Boleh Garing Tanahmu Jangan

Sobat Biotogrow, pernah melihat tanah Kering / Tandus atau Tanah Mati ( tidak produktif , kira kira bisa tidak di hidupkan kembali ? Perlu di ketahui bahwa Penyebab tanah Kering/ tandus hingga menjadi mati  ada beberapa faktor seperti : Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, pengolahan tanah tidak benar, struktur dengan porositas rendah, kekurangan mineral, kekurangan organik ataupun kurangnya rongga udara pada permukaan media tanam, juga bisa disebabkan oleh curah hujan yang rendah ( kekurangan air ) Tanah Kering/ Tandus dicirikan oleh tanah dengan pelapukan lanjut, solum tebal berwarna kemerahan, kadar liatnya tinggi, reaksi tanah…

Read More

Buncisku Panen Meningkat Dua Kali Lipat

Sedikit-sedikit lama lama menjadi bukit! Memakai Biotogrow panen meningkat, dari 2 ton menjadi 4 Ton dengan luas tanah 2000 m. Sutardi, Petani sayuran asal Ngargoyoso, Karanganyar membuktikannya. Aplikasi Biotogrow pada tanaman buncisnya membuat hasil panen melesat hingga dua kali lipat. Berawal dari banyak kendala yang ia alami seperti tanaman menjadi kriting, layu, terserang ulat hingga panen tidak maksimal. Penyemprotan dan pengkocoran Biotogrow ia lakukan sesuai kondisi tanaman dan luas lahan sehingga hasil makasimal dan memuaskan. “Mari pakai Biotogrow, saya sendiri sudah mencoba” ucap pak Sutardi. Selain dapat meningkatkan hasil panen,…

Read More