Trotol Dan Keriting Teratasi Melonku Panen Melimpah

Petani melon asal Sragen, Wahyu Widodo mencoba menanam melon jenis monalisa dengan aplikasi Paket DUO Ampuh, M21 dan Biotogrow. Wahyu mulai bertani baru satu tahun yang awalnya menanam cabai sebanyak 2 kali. Kini lahan bekas tanam cabai digunakan untuk menanam melon Monalisa. Wahyu menyemprot lahannya dengan M21 sebelum menutupnya dengan mulsa sebanyak 2 ml per liter. M21 ia campurkan saat pemupukan dan pengocoran. Dengan M21 penguraian pupuk lebih cepat dan juga dapat mengatasi serangan layu pada tanaman. Untuk penggunaan Biotogrow, Wahyu mengaplikasikan sebanyak 2 tutup per tangki dalam 7 hari…

Read More

Wong Tani Kui Kudu Linambaran Ilmu Sejati

Negara Indonesia dikenal sebagai negara agraris atau bisa dikatakan tanah surga, karena apa saja yang ditanam di negeri ini pasti akan tumbuh. Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam. Alih- alih makanan pokok warga negara agraris ini berasal dari padi hasil dari lahan sawah yang dikelola oleh para petani. Petani berperan sangat penting pada negara. Perihal pangan bukanlah hal sepele sehingga kebutuhan pangan bagi warga negara harus tercukupi dengan sebaik-baiknya. Profesi petani bukan hal yang mudah karena diperlukan keahlian dalam mengelola lahan selain itu petani harus berupaya untuk membudidayakan tanaman…

Read More

Modal Tani Kui Lahan Sing Subur

Peran petani sangatlah besar bagi warga negara, apabila petani berhasil menjalankan misinya, warga negara menjadi makmur tanpa kekurangan pangan. Sebagai petani, tak cukup hanya dengan tenaga, tetapi perlu adanya ilmu dan teknologi. Dimulai dari pemupukan, dalam pemberian pupuk harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan sehingga tanah tidak mengalami overdosis pupuk kimia dan menyebabkan kerusakan. Tanah menjadi kering dan tidak subur. Bakteri dan cacing di dalam tanah mati, yang akhirnya tidak dapat bekerja dengan baik dalam menyuburkan tanah. Telah hadir teknologi masa depan, M21 Decomposer, Formula Probiotik Pertanian yang berfungsi…

Read More

Untung Bersih 5 Juta Per Bulan Budidaya Okra Alternatif Di Masa Pandemi

Cerita kali ini dari Petani Okra di Kabupaten Grobogan, Pak Mu’in. Ia sudah membudidayakan okra sejak tahun 2008. Alasan ia membudidayakan okra adalah hasilnya lebih cepat daripada yang lain. Dalam umur 40 hari tanaman okra ini sudah dapat dipanen. Mu’in mempunyai luas lahan sebesar 2000, dalam luas lahan ini ia menghasilkan sekitar 5 juta bersih. Tak luput dari kendala, sebelum memakai Produk Duo Ampuh Biotogrow, akar pada tanamnnya dimakan jamur dan pada musim hujan bunganya rontok, penggunaan pupuk juga membutuhkan banyak yaitu 50 kg pertama, kemudian 100 kg kedua, pupuk…

Read More

Budidaya Kangkung Maksimal Dapat Penuhi Kebutuhan Harian

Kurang tuk penuhi kebutuhan, Supardi Dul mantan petani padi asal Sragen ini memutuskan untuk membudidayakan kangkung. Pada tahun 2011 ia mulai membudidayakan kangkung. Tak mulus, kendala demi kendala berdatangan seperti munculnya hama ular dan cabuk di musim hujan. Hasil panen kangkung pun kurang memuasakan. Tak ada kendala yang tak bisa diatasi. Perlahan kendala – kendala yang ia hadapi teratasi dengan formula ampuh, PAKET DUO AMPUH, M21 dan Biotogrow. Setelah mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya, hasil panennya memuaskan sehingga kebutuhan harian dan kebutuhan anak-anaknya dapat tepenuhi. 1 kg bibit dapat menghasilkan 500…

Read More

Lahan Tumpangsari, Hasil Panen 5x Lipat

Cerita Biotogrow kali ini datang dari petani sawi yang bentuk penanamannya menggunakan Tumpang sari. ia menanam cabai dan sawi dengan teknik Tumpang sari. Sawi yang ditanamanya hasilnya bagus. Begini kiat-kiatnya, Semprot M21 Decomposer, yang berfungsi menguraikan unsur hara  pada tanah dan menyebabkan munculnya bakteri baik untuk tanaman Sawi yang ia tanami berumur 25 hari, yang berarti 5 hari kemudian akan Panen. “Sawi bibitnya sedikit tapi kalau laku hasilnya jadi banyak. Sawi juga mempunyai umur pendek yang hanya 30 hari” kurang lebih ujar petani sawi ini Adapun perbedaan yang ia alami…

Read More

Kamu Boleh Garing Tanahmu Jangan

Sobat Biotogrow, pernah melihat tanah Kering / Tandus atau Tanah Mati ( tidak produktif , kira kira bisa tidak di hidupkan kembali ? Perlu di ketahui bahwa Penyebab tanah Kering/ tandus hingga menjadi mati  ada beberapa faktor seperti : Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, pengolahan tanah tidak benar, struktur dengan porositas rendah, kekurangan mineral, kekurangan organik ataupun kurangnya rongga udara pada permukaan media tanam, juga bisa disebabkan oleh curah hujan yang rendah ( kekurangan air ) Tanah Kering/ Tandus dicirikan oleh tanah dengan pelapukan lanjut, solum tebal berwarna kemerahan, kadar liatnya tinggi, reaksi tanah…

Read More

Buncisku Panen Meningkat Dua Kali Lipat

Sedikit-sedikit lama lama menjadi bukit! Memakai Biotogrow panen meningkat, dari 2 ton menjadi 4 Ton dengan luas tanah 2000 m. Sutardi, Petani sayuran asal Ngargoyoso, Karanganyar membuktikannya. Aplikasi Biotogrow pada tanaman buncisnya membuat hasil panen melesat hingga dua kali lipat. Berawal dari banyak kendala yang ia alami seperti tanaman menjadi kriting, layu, terserang ulat hingga panen tidak maksimal. Penyemprotan dan pengkocoran Biotogrow ia lakukan sesuai kondisi tanaman dan luas lahan sehingga hasil makasimal dan memuaskan. “Mari pakai Biotogrow, saya sendiri sudah mencoba” ucap pak Sutardi. Selain dapat meningkatkan hasil panen,…

Read More

3 Kali Diterjang Banjir Padi Melimpah Tanpa Pupuk Kimia

Pengamat Pertanian, Jonet Biantara tengah mengunjungi sawah yang terkena banjir sebanyak 3 kali, tepatnya di daerah Sentra Beras Nasional, Kroya Cilacap. Ternyata kondisi sawah tetap aman dan hasil panen melimpah walaupun ada beberapa lahan yang terkena tikus. Selain itu Pak Subiyakto, pengelola sawah tersebut mengeluhkan tentang pupuk subsidi yang berkurang dan apabila menyetok sendiri perlu biaya tambahan. Pak Subiyakto sangat yakin menggunakan produk Duo Ampuh M21 Decomposer dan Biotogrow karena kandungan dari produk Duo Ampuh sudah sangat lengkap unsur hara mikro dan makronya. Untuk menanggulangi sawahnya pasca banjir Pak Subiyakto…

Read More

Biotogrow+Pestisida Kimia Hasil Panen Organik

Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Manfaat pertanian organik dapat mempengaruhi kesehatan dan lingkungan. Di bidang kesehatan, pertanian organik dapat menghasilkan makanan yang cukup, aman dan bergizi sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat. Data menunjukkan bahwa praktek pertanian organik mampu meningkatkan hasil sayuran hingga 75% dibanding pertanian konvensional. Disamping itu, produk pertanian organik juga mempunyai kandungan vitamin C,  kalium, dan beta karoten yang lebih tinggi. Sedangkan pada bidang lingkungan, pertanian organik…

Read More