Mengenal Lebih Dekat Mikrobakteri Dalam M21 decomposer

M-21 Descomposer adalah formula organisme detritivor sebagai pengurai bahan-bahan organik secara cepat,efektif dan maksimal juga sangat efektif sebagai formula Pembenah Tanah untuk memperbaiki unsur Fisika, Kimia dan Biologi tanah dengan komposisi mikrobakteri sebagai berikut: Actinomycetes Pseudomonas Lactobacillus Trichoderma Acetobacter Rhizobium Berikut fungsi mikrobakteri yang terdapat dalam M21 decomposer: ACTINOMYCETES sp Actinobacteria atau Actinomycetes banyak ditemukan di tanah. Sebagian yang lain tinggal di dalam tumbuhan dan hewan. Mereka memainkan peranan yang penting dalam dekomposisi materi organik seperti selulosa dan kitin. Aktivitas ini menambah cadangan hara di dalam tanah dan merupakan bagian…

Read More

Kenali Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai, Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Tanaman cabai adalah tanaman yang tampak mudah ditanam. Terbukti karena banyak  ditemukan grow lovers yang menanam tanaman ini di halaman rumah. Walau mudah ditanam ternyata cabai mudah terdampak serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Layu fusarium adalah salah satu ancaman yang dapat mengakibatkan kematian pada tanaman cabai apabila tidak segera diatasi atau dikendalikan. Layu fusarium, sesuai namanya. Serangan ini menyebabkan gejala layu pada tanaman. Layu fusarium disebabkan oleh infeksi jamur patogen Fusarium oxysporum. Pada musim hujan cabai sangat rentan terserang Layu fusarium. Namun, Layu fusarium ini dapat menyerang tanaman kapan saja….

Read More

Aplikasi M21 decomposer Pada Lahan Hortikultura

M21 decomposer 10x lebih cepat & efektif. M21 decomposer memiliki kandungan 6 macam bakteri dan bermanfaat untuk fermentasi pupuk kandang serta olah tanah. Berikut cara aplikasi M21 decomposer pada lahan hortikultura: Kocok terlebih dahulu M21 decomposer Campurkan M21 Decomposer sebanyak 200 ml/ 1 aqua gelas ke dalam tangki semprot (ukuran 15-20 liter) kemudian aduk merata Semprotkan di atas bedengan yang akan ditutup mulsa secara merata   Keuntungan dari aplikasi M21 decomposer untuk lahan dan tanaman adalah: Menyuburkan tanah Mengembalikan pH tanah menjadi bagus Antisipasi tanaman kerdil Antisipasi kematian bibit pindah…

Read More

Aplikasi M21 decomposer Tanpa Buka Mulsa (Pencegahan Jamur dan Virus Sejak Dini)

Lahan telah diolah, disemprot herbisida dan dipasangi mulsa tapi belum diberi M21? Jangan khawatir. M21Decomposer dapat mengantisipasi tumbuhnya akar gada, jamur atau penyakit tanaman lainnya bahkan apabila tanah terlalu asam yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dapat teratasi. Berikut cara mengaplikasikan M21Decomposer untuk lahan yang telah dipasangi mulsa: Masukkan M21 decomposer sebanyak 200 ml/ 1 aqua gelas ke dalam tangki yang berisi air Kocorkan M21 decomposer yang telah dicampour air ke setiap lubang mulsa secukupnya M21 decomposer dapat dicampur dengan Herbisida sehingga residu herbisida tidak meganggu tanaman M21 decomposer dapat diaplikasikan…

Read More

Aplikasi M21 Decomposer Untuk Olah Lahan Baru

Kunci sukses pertanian adalah olah lahan, maka dari itu lahan harus terolah dengan baik sehingga menjadi subur dan hasilnya bagus. Apabila lahan baik maka hama penyakit dapat diantisipasi. Alhasil, tanaman lebih sehat dan panen maksimal. Apabila tanah diberi terlalu banyak pupuk kimia maka akan menyebabkan kerusakan dan solusinya adalah menyemprotnya dengan M21 decomposer, Formula Probiotik untuk olah lahan sebelum lahan ditanami. Berikut resep buka lahan pertanian: Pupuk kandang Dolomit untuk menetralisir Ph tanah Semprotkan M21 decomposer Penyemprotan lahan dengan M21 decomposer adalah dengan tangki  yang diisi air dan dicampur M21…

Read More

Padi Melimpah Hemat Pupuk 60%

Petani padi asal Sragen, Sugito rutin menggunakan pupuk kimia untuk sawahnya. Akibatnya, tanaman rusak karena terkena jamur sehingga menjadi potong leher dan bercak jamur. Hebat, setelah Sugito menggunakan Paket Duo Ampuh untuk lahannya tanaman menjadi sehat dan subur. Step demi step Sugito lakukan dengan menyemprotkan M21 sebagai dasar pada lahan setelah panen dibajak. Ia juga menggunakan rami padi sebagai pengganti pupuk TSP. Agar rami cepat busuk dibutuhkan  1 tangki air yang dicampur dengan M21 Decomposer sebagai sarana fermentasi jerami. Alhasil, pembajakan lahan lebih mudah, empuk dan licin serta mudah dan…

Read More

M21 Dekomposer Kemasan Baru

Formula Probiotik untuk fermentasi pupuk organik alami dan pembenah tanah, M21 Dekomposer Kini Hadir dengan KEMASAN BARU. Sebagai langkah Perusahaan untuk selalu memberikan jaminan produk berkualitas Terbaik dan memberikan rasa aman konsumen dari produk M21 Dekomposer palsu, maka mulai tanggal 15 September 2021,  kemasan M21 Dekomposer berganti dengan ciri fisik sebagai berikut: Warna dasar botol : Hijau Tulisan pada botol : Berwarna Putih ( Printing langsung di botol ) Tutup pada botol : Berwarna Putih (Printing Logo M21) Apa keunggulan dari kemasan baru M21 Dekomposer? Teks Printing berwarna putih langsung…

Read More

Kubis Tumbuh Lebih Cepat Panen Meningkat

Berhasil aplikasikan Biotogrow pada tanaman tomat, kini Jajang, petani sayur asal Sumedang menanam kol. Setelah memakai Paket Duo Ampuh, Biotogrow & M21 sangat menghemat pemakaian pupuk kimia.  Jajang mengaplikasikan M21 sebelum tanam sebanyak 1 liter untuk 3 tangki. Setelah 15 hari, ia mulai mengaplikasikan Biotogrow hingga tanaman kol tumbuh besar dan maksimal. Pada usia 70 hari tanaman kol sudah dapat dipanen. Tak hanya itu, dengan Paket Duo Ampuh bobot tanaman meningkat. Jajang mengaplikasikan Biotogrow sebanyak 75 ml/ tangtki pada masa vegetatif, diulang berkala setiap 15 hari. Sedangkan pada masa generatif…

Read More

Cara Budidaya Padi Hasil Melimpah dan Memuaskan

Petani padi asal Sragen, Adi Kobis bertanam padi jenis Mapan 05. Pada awal mengolah lahan ia menyemprotkan M21 pada lahan yang belum dibajak sebanyak 1 liter M21 untuk lahan seluas 1000 m. Sedangkan untuk penyemprotan Biotogrow Adi Kobis melakukannya setiap 10 hari 1x. Manfaat Paket Duo Ampuh yang Adi Kobis rasakan pada lahannya yaitu: Padi menjadi tinggi Malai panjang, padat dan berisi “untuk petani, khususnya petani padi, monggo bijaklah menggunakan pupuk kimia. Kita sedikit beralih ke pupuk organik, hayati cair dan sebagainya seperti Biotogrow karena saya yakin Biotogrow mengandung banyak…

Read More

Trotol Dan Keriting Teratasi Melonku Panen Melimpah

Petani melon asal Sragen, Wahyu Widodo mencoba menanam melon jenis monalisa dengan aplikasi Paket DUO Ampuh, M21 dan Biotogrow. Wahyu mulai bertani baru satu tahun yang awalnya menanam cabai sebanyak 2 kali. Kini lahan bekas tanam cabai digunakan untuk menanam melon Monalisa. Wahyu menyemprot lahannya dengan M21 sebelum menutupnya dengan mulsa sebanyak 2 ml per liter. M21 ia campurkan saat pemupukan dan pengocoran. Dengan M21 penguraian pupuk lebih cepat dan juga dapat mengatasi serangan layu pada tanaman. Untuk penggunaan Biotogrow, Wahyu mengaplikasikan sebanyak 2 tutup per tangki dalam 7 hari…

Read More