Baby Buncis Kenya, Tumbuh Maksimal Panen Meningkat

BABY BUNCIS KENYA TUMBUH MAKSIMAL PANEN MENINGKAT

Petani buncis asal Bandung pak Iwan bercocok tanam baby buncis kenya. Ia mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) secara rutin hingga hasil panen memuaskan. Sebelum ditutup dengan mulsa lahan milik Pak Iwan disemprot dengan M21 Decomposer 500 ml/ 200 liter air juga diberi pupuk kandang. Lalu pada usia 15 hari tanaman disemprot dengan Biotogrow 500 ml/ 200 liter air. Pak iwa rutin menyemprot dan mengocor tanamannya dengan Biotogrow setiap 10 hari sekali. Alhasil dalam 48 hari buncis siap dipanen. Bibit sebanyak 1,5 kg dapat hasilkan panen 1 ton. Daun…

Read More

Cabe Rawit Panen Melimpah & Tahan Patek

CABE RAWIT PANEN MELIMPAH DAN TAHAN PATEK

Petani cabai rawit asal Bandung, Pak Iwan Permana telah mambuktikan bahwa DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) sangat membantu pertumbuhan cabainya dan pengolahan tanah. Pak Iwan mengaplikasikan M21 decomposer pada pupuk kandang sebelum tutup mulsa. Ia menyemprotkan M21 decomposer pada pupuk kandangnya dengan dosis 500 ml dicampur 200 liter air. Pada usia 1 bulan pak Iwan mengocor tanaman cabainya dengan Biotogrow sebanyak 500 ml/ 200 liter air setiap 10 hari sekali. Alhasil, panen melimpah, serangan patek teratasi, daun hijau dan mengkilap, pertumbuhan tanaman serempak tak henti- henti. Pak Iwan menanam…

Read More

Panen Melimpah Melon Bebas Keriting

PANEN MELIMPAH MELON BEBAS KERITING

Pak Suratmin, petani melon asal Ngawi bercocok tanam melon jenis Action 434. Dari awal pertumbuhan melon lancar hanya saja sedikit mengalami kendala yaitu melon keriting. Kendala cepat teratasi dengan pengaplikasian Biotogrow. Pak Suratmin mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman melonnya dengan dosis sebagai berikut: 4 tutup Biotogrow/ tangki semprot setiat 5 hari sekali ia semprotkan pada tanaman melon hingga berumur 50 hari. Alhasil, Pak Suratmin mampu menghasilkan melon sebanyak 5500 batang. Dengan rincian melon grade A mencapai hasil panen 13 ton, untuk grade B 1 ton dan grade C 1 ton. Luar…

Read More

Tanam Melon, Padi & Bawang merah Panen Memuaskan & Maksimal Ala Adi Kobis

Tanam Melon, Padi & Bawang merah Panen Memuaskan & Maksimal Ala Adi Kobis

Petani millenial asal Sragen, Adi Kobis kembali berbagi pengalamannya dalam penggunaan DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow). Kini ia membagikan pengalamannya saat bertanam melon, padi dan bawang merah. Ia mengaku kondisi tanamannya yang mudah terserang penyakit seperti jamur atau moler sebelum menggunakan DUO AMPUH. Namun setelah menggunakan DUO AMPUH, moler lebih aman dan tanaman lebih bagus. Dampak DUO AMPUH pada tanaman yaitu: Bawang merah lebih bagus Ketahanan hama & penyakit pada tanaman melon juga lebih bagus Dengan penyemprotan Biotogrow 10 hari sekali, hasil panen meningkat capai 9 ton dengan luas…

Read More

Panen Bawang Merah Melimpah Ruah Bibit 1 Kwintal Hasil Sampai 1 Ton

Panen Bawang Merah Melimpah Ruah Bibit 1 Kwintal Hasil Sampai 1 Ton

Petani millenial asal Sragen, Adi Kobis menanam bawang merah dan rutin menggunakan DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow). Untuk mengolah lahan Adi Kobis menggunakan M21 decomposer dengan dosis 1 liter untuk lahan seluas 1000 meter. Sedangkan untuk perawatan tanamanya Adi menyemprotkan Biotogrow 1 minggu sekali dengan dosis 2 tutup/ tangki. Adi kobis membuktikan, sebelum ia memakai DUO AMPUH tanaman mudah terserang penyakit seperti jamur. Hebat, setelah menggunakan DUO AMPUH, berikut keuntungan yang didapat Adi Kobis: Bawang merah semakin sehat Sampai umur 59 hari bawang merah masih bagus Warna bawang merah…

Read More

Panen Bawang Merah Semakin Meningkat Tajam

PANEN BAWANG MERAH SEMAKIN MENINGKAT TAJAM

Aho, ketua kelompok tani kampung Cidulang, Majalengka mengungkapkan kesannya setelah memakai Biotogrow untuk lahan bawang merahnya. “Semenjak pakai DUO AMPUH hasilnya lebih banyak, mantap” tuturnya. Aho mengaplikasikan Biotogrow di awal tanam. Ia mulai pada 7 hari tanam dengan takaran 7 tutup Biotogrow/ tangki. Pada usia tanaman 20 hari ia rutin menyemprotkan Biotogrow hingga panen. Yaitu dengan 50x penyemprotan sampai usia 50 hari dan di usia 50 hari ketika umbi mulai membesar, Aho menyemprot Biotogrow pada lahannya dengan dosis 6 tutup botol/ tangki untuk memaksimalkan umbi 60 hari panen. Aho menanam…

Read More

Gebyar Petani Ceria Duo Ampuh 2022

GEBYAR PETANI CERIA DUO AMPUH 2022

Hai Sobat DUO AMPUH di seluruh Pulau Jawa! Ramaikan GEBYAR PETANI CERIA 2022 Bersama-sama suburkan negeri dengan Borong Produk DUO AMPUH dan rebut HADIAHnya! Ketentuan Teknis: Petani Indonesia dengan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sah dan berlaku serta memiliki no. HP yang dapat dihubungi. Undian tidak berlaku bagi karyawan dan keluarga Perusahaan CV. Bakti Nusantara. Peridode undian berlaku mulai bulan Maret sampai September 2022. Pengundian akan dilakukan pada bulan November 2022 di wilayah masing-masing dengan ketentuan memenuhi kuota, dibawah tanggung jawab supervisi masing-masing wilayah. Pengundian dilaksanakan oleh perusahaan, petugas…

Read More

Cabai Melimpah Tidak Mudah Rontok Bebas Layu fusarium dan Antraknosa

CABAI MELIMPAH TIDAK MUDAH RONTOK BEBAS LAYU FUSARIUM DAN ATRAKNOSA

Petani cabai asal Sumedang, Jeni Hidayat dulunya sering menggunakan pupuk kimia untuk tanaman dan lahannya yang mengakibatkan timbulnya penyakit pada cabainya seperti: layu fusarium, jamur antraknosa dll. Jeni Hidayat kemudian menemkan DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow). Ia mengolah lahan dengan M21 decomposer sebanyak 250 ml/ tangki. Tak hanya dicampur dengan pupuk tetapi M21 decomposer dapat dikocorkan pada tanaman yang telah ditutupi mulsa. Selain itu, untuk perawatan cabainya Jeni menggunakan Biotogrow sebanyak 1 tutup botol Biotogrow/ tangki. Hasilnya tak diragukan lagi, cabai maksimal karena pemakaian Biotogrow rutin 1 minggu sekali….

Read More

Bawang merah Panen Melimpah Kesuburan Tanah Tetap Terjaga

Menjadi petani padi hasilnya biasa saja, Suyanto S. sos. asal Sragen memutuskan untuk bertani bawang merah. Menurutnya bertani bawang merah dapat menghasilkan panen lebih banyak daripada padi. “Namun bertani bawang merah susah susah gampang” tutur Suyanto. Sukanya, dalam 2 bulan ia sudah bisa panen, tetapi dukanya, bawang merah mudah terserang hama hingga gagal panen. Kini, Suyanto sudah berhasil panen sebanyak 4 kali dalam 1 periode. Ia berpikir tanah yang ditanami terus menerus tanpa pupuk organik akan seperti apa? Suyanto memutuskan untuk memakai DUO AMPUH (M21 decomposer dan Biotogrow). Sebelum tanam…

Read More

Jagung Padat Berisi Bebas Bulai Panen Meningkat

JAGUNG PADAT BERISI BEBAS BULAI DAN PANEN MENINGKAT

Petani jagung asal kendal, Masrur membeberkan rahasianya dalam bertani jagung. Masrur selalu mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman jagung Hibrida yang ia budidayakan. 4 kali aplikasi Biotogrow ia lakukan pada usia 15 hari, 30 hari, 50 hari dan 65 hari setelah tanam. Dengan dosis 2 tutup Biotogrow/ tangki ukuran 16 liter. Alhasil, jagung pada dan berisi serta bebas bulai hingga capai panen sebanyak 100 karung. Selalu gunakan DUO AMPUH (M21 Decomposer dan Biotogrow) karena tanah subur menjadi kunci utama, nutrisi akan terserap maksimal oleh tanaman sehingga Imun kuat & produksi melimpah. Simak…

Read More