Melon Panen Maksimal Tanpa Olah Lahan

Petani melon asal Sragen, Jawa Tengah Pak Anto telah bertanu selama 10 tahun dan menggunakan Biotogrow sudah 5 tahun lebih. Ia pun membuktikan keuntungan menggunakan Biotogrow untuk lahan dan tanamannya. Dalam setahun, Pak Anto bisa menanam melon sebanyak 3-4 x tanpa olah lahan atau tanpa pemberian pupuk dasar. Akhir – akhir ini lahan melon miliknya rutin dikocor dengan Biotogrow Kocor Bawah. Ia mengaku, dalam setahun bisa panen 3x, bongkar mulsa 1x tanpa olah lahan. Hasil panen melon pun maksimal walau tanpa pupuk dasar. Pengaplikasian Biotogrow apat dicampur insektisida atau fungisida….

Read More

Bahagianya Para Petani Tomat, Pertumbuhan Cepat, Panen Meningkat

BAHAGIANYA PARA PETANI TOMAT

Para petani tomat asal Tegal, Jawa tengah puas dengan hasil panennya. Mereka mengaku puas dengan hasil panen saat menggunakan Biotogrow. Pak Zaidullah Nur mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman tomatnya setiap 10 hari. Hasilnya bagus, 1 tangkai bisa hasilkan 5-6 buah. Ia pun mengaku pertumbuhan tomatnya bagus. Usia tanam 60 hari tomat bisa dipetik, kini Pak Zaidullah sudah petik yang ke -3 kalinya. Hasil panennya capai 5 kw. “Pakai Biotogrow irit, bagus untuk semua jenis tanaman” tuturnya. Petani asal tegal lainnya pun mengaku hasil panennya maksimal dengan luas lahannya 1 Ha. Hebat…

Read More

Terong Super, Buah Besar & Banyak, Tahan Virus

TERONG SUPER BUAH BESAR DAN BANYAK, TAHAN VIRUS

Petani Hortikultura asal Sumedang, Mas Abdul menceritakan pengalamannya saat bertani yang luar biasa. Ia sudah 3 tahun terjun di dunia pertanian. Mas Abdul sudah berpengalaman menanam bermacam tanaman hortikultura seperti: terong, kol, cabai, tomat dll. Namun, tetap saja kendala tak bisa dihindari seperti pertumbuhan dan buah yang dihasilkan dari lahannya tidak maksimal. Tak menyerah, mas Abdul mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) untuk lahan dan tanamannya. Berikut rutinitasnya dalam pengaplikasian DUO AMPUH: M21 Decomoposer: diaplikasikan 250 ml/ tangki setelah penyebaran pupuk kandang & dikocor sebanyak 40 ml/ 20 liter…

Read More

Panen Bawang merah Josss, Benih 130 Kg Panen 2 Ton

PANEN BAWANG MERAH JOSS BENIH 130 KG PANEN 2 TON

Mas Bambang, petani bawang merah asal Magetan menanam bawangmerah jenis Bauiji Thailand yang sekarang berusia 36 hari. Ia rutin menggunakan Biotogrow sejak umur bawang merah 10 hari dengan dosis 2 tutup botol Biotogrow/ tangki disemprot setiap 6 hari sekali. Hasilnya pun bagus hingga panen maksimal. Dengan benih 130 kg, mas Bambang dapat hasilkan bawang merah hingga 2 ton. Terhitung capai 60 juta. Mas bambang menanam bawang merahnya dengan luas lahan 90 RU (1250 m2) dan metode penanaman yang rapat. Hasil panen tetap maksimal dengan menggunakan Biotogrow. Ingin seperti mas Bambang?…

Read More

Panen Lebih Cepat, Kembang kol Besar & Segar, Bebas Busuk Batang

PANEN LEBIH CEPAT KEMBANG KOL BESAR DAN SEGAR BEBAS BUSUK BATANG

Petani kembang kol asal Subang, pak Odin telah 3 tahun bertani kembang kol. Lahan yang ia gunakan sudah dipakai 3 kali untuk menanam kacang panjang, timun dan pare. Untuk menyuburkan tanahnya, pak Odin menggunakan M21 Decomposer, dengan dosis 100 ml M21 Decomposer/ 20 liter air kemudian kocorkan pada lahan sebelum tanam. Lalu, pak Odin menggunakan Biotogrow, Nutrisi lengkap semua tanaman dengan dosis 2 tutup botol Biotogrow/ tangki yang disemprotkan 4 hari seminggu setelah tanam. Biotogrow diaplikasikan dari umur seminggu hingga panen. Sebelum memakai DUO AMPUH (M21 Decomposer dan Biotogrow) pak…

Read More

Panen Besar Sawi Putih Meningkat, Hemat Pupuk Kimia & Bobot Maksimal

PANEN BESAR SAWI PUTIH MENINGKAT HEMAT PUPUK KIMIA DAN BOBOT MAKSIMAL

Ketua kelompok tani asal Magetan, pak Sumar bertani sawi putih (besai) dengan kendala kaper dan ulat. Namun semua kendala teratasi dengan pemakaian DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) secara rutin. Pak Sumar melakukan penyemaian selama 1 bulan. Lalu mengaplikasikan  Biotogrow pada tanaman di usia 1 minggu, 25 hari dan 45 hari. Hasil panen pun memuaskan, bobot capai 3 kg/ batang yang keseluruhan capai 4 ton (1500 batang). Selain itu tanaman subur dan tahan air. Tak lupa pak Sumar mengolah lahan dengan M21 Decomposer yang dicampur pupuk dasar dan kompos. Kini…

Read More

Panen Melon Sehat Bebas Residu Kimia, Manis & Besar

PANEN MELON SEHAT BEBAS RESIDU KIMIA MANIS DAN BESAR

Petani melon asal Batang pak Mudatsir bertani melon bersama anaknya yang bernama Abdul Kahfi. Mereka bertani melon dengan luas lahan 3000 m2 dengan jumlah 4000 tanaman. Salah satu jenis melonnya adalah melon pertiwi. Dalam bertani tak mungkin tak berkendala. Kendala yang pak Mudatsir alami yaitu jamur dan virus dan varietas tidak bertahan sehingga ia harus sering menggantinya. Pak Mudatsir dan anaknya pun menemukan solusi tepat yaitu menggunakan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow untuk lahannya. Pak Mudatsir menggunakan M21 Decomposer untuk mengolah lahannya lalu setelah 10 hari tanam semprotkan dengan…

Read More

Bawang Merah Sehat Bebas Residu Kimia

BAWANG MERAH SEHAT BEBAS RESIDU KIMIA

Pak Purwanto, petani bawang merah asal Nganjuk telah bertani bawang merah sejak tahun 2000. Ia membagikan pengalamannya dalam bertani memakai DUO AMPUH (Biotogrow & M21 decomposer). Sebelum memakai DUO AMPUH untuk lahan dan tanamannya hasil panen bawang merah kurang maksimal karena lahan tanah di daerah Pak Purwanto tergolong asam. Namun dengan M21 decomposer keasaman tanah teratasi. Tak hanya itu, hama dan jamur juga bisa dikendalikan. Keasaman tanah memunculkan beberapa akibat seperti: Tanaman kurang subur Perawatan tanah susah Hama & jamur mudah menyerang Dengan begitu, pak Purwanto rutin mengaplikasikan M21 decomposer…

Read More

Jagung Lokal Kualitas Super

JAGUNG LOKAL KUALITAS SUPER WEB

Petani jagung asal Kendal, Pak Masrur, sedang panen jagung Varietas Advanta Jago. Ia membagikan pengalamannya dalam merawat jagungnya. Pak Masrur melakukan perawatan jagungnya dengan memberikan M21 Decomposer seminggu sebelum tanam dengan dosis 1 gelas air mineral/ tangki. Selain itu  Pak Masrur juga menggunakan Biotogrow dicampur fungisida dengan dosis 2 tutup Biotogrow/ tangki pada saat tanaman jagung berusia 15 hari. Kemudian pada usia  1 bulan jagung disemprot lagi Biotogrow dengan dosis yang sama. Selanjutnya pada usia 45 dan 65 hari dengan dosis 3 tutup botol Biotogrow/ tangki. Kendala jamur memang sering…

Read More

Baby Buncis Kenya, Tumbuh Maksimal Panen Meningkat

BABY BUNCIS KENYA TUMBUH MAKSIMAL PANEN MENINGKAT

Petani buncis asal Bandung pak Iwan bercocok tanam baby buncis kenya. Ia mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) secara rutin hingga hasil panen memuaskan. Sebelum ditutup dengan mulsa lahan milik Pak Iwan disemprot dengan M21 Decomposer 500 ml/ 200 liter air juga diberi pupuk kandang. Lalu pada usia 15 hari tanaman disemprot dengan Biotogrow 500 ml/ 200 liter air. Pak iwa rutin menyemprot dan mengocor tanamannya dengan Biotogrow setiap 10 hari sekali. Alhasil dalam 48 hari buncis siap dipanen. Bibit sebanyak 1,5 kg dapat hasilkan panen 1 ton. Daun…

Read More