Sawah umumnya ditanami dengan tumbuhan padi. Selain sebagai lahan penanaman padi, sawah juga sebenarnya menjadi habitat bagi bannyak jenis hewan lainnya. Melihat potensi ini dimulailah berbagai usaha untuk memanfaatkan sawah tidak hanya sebagai tempat penanaman padi, tetapi juga mulai dioptimalkan dengan menerapkan strategi rekayasa tepat guna. Lahan persawahan yang dulunya menganut sistem monokultur dimana hanya tanaman padi saja yang dibudidayakan, kini diubah menjadi lahan divesifikasi dengan salah satu caranya menggunakan teknik budidaya Mina Padi. Teknik ini membuat lahan persawahan tidak hanya menjadi tempat tumbuh kembanganya padi, tetapi juga sebagai habitat…
Read MoreTag: petani
Gelar Sarjana Tidak Menjadi Penghalang Untuk Jadi Petani Sukses
Anak seorang petani, Mas Andri sangat antusias bertani untuk melanjutkan mata pencaharian bapaknya. Petani muda, sarjana manajemen, asal Sragen, Jawa Tengah ini berbagi suka dukanya menjadi petani. Ia bertani padi dan kini sedang panen di musim tanam 1 dengan padi varietas Mekongga. Mas Andri bertani pada luas lahan 6000 m2 dengan total lahan 18.000 m2. Tentu saja tak luput dari kendala seperti: pupuk mahal & langka, adanya jamur dan kresek yang mengganggu. Ia berusaha mengatasinya dengan mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer dan Biotogrow) pada lahannya. Kendala teratasi, ini dia manfaat…
Read MoreTunas Cabai Muncul Terus, Panen Meningkat Bebas Keriting & Patek
Petani asal Karanganyar, Jawa Tengah, Mas Yoto menanam cabai merah besar dengan luas lahan 1500 m2 sebanyak 4000 batang cabai. Sudah berjalan kisaran 5-6 tahun tentu banyak kendala yang ia alami, seperti: keriting dan patek. Mas Yoto membuktikan, dengan aplikasi DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) untuk lahan cabainya, kendala teratasi: keriting teratasi, patek aman. Pengaplikasian DUO AMPUH ala Mas Yoto: M21 Decomposer: Kunci suksesnya bertani adalah tanah yang subur, dengan itu Mas Yoto mengaplikasikan m21 untuk lahan cabainya dengan dosis 1 liter m21 untuk 1000 m2 sebelum tanam. Biotogrow:…
Read MoreAsupan Nutrisi Tuntas Tumpangsari Sukses
Mas Fahrudin, petani melon asal Magelang menanam melon jenis Redwonder di luas lahan 2000 m2 dengan 1300 batang melon. Pohonnya memiliki 2 cabang yang tiap cabangnya bisa hasilkan 2-3 melon. Di usia 62 HST tanaman melon miliknya masih utuh dan segar. Mas Fahrudin berbagi pengalamannya bagaimana bisa sukses bertani tumpangsari yang terdiri dari: bawang merah, melon dan cabai. Untuk olah lahan, spray lahan dengan M21 Decomposer, dengan luas lahan 2000 m2 ia menghabiskan 2 liter M21. Tak lupa mengaplikasikan Biotogrow pada tanamannya. Biasa diaplikasikan bersamaan dengan pemupukan, DUO AMPUH (M21…
Read MoreSukses Panen Terong Naik 50% & Bebas Kutu Kebul dan Ulat
Mas Yoga, petani terong asal Cilacap sedang membudidayakan terong yang kini usia tanamnya 60 hari. Ia berbagi pengalamannya selama bertani terong. Tentu saja tak mudah, banyak kendala yang ia alami seperti: gangguan kutu kebul, hama ulat, dan pertumbuhan tanaman lambat. Tak menyerah begitu saja, mas Yoga mencoba mengaplikaskan formula handal, DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow). Pengaplikasian DUO AMPUH untuk tanaman terong ala mas Yoga adalah sebagai berikut: Biotogrow: 2 tutup/ tangki setiap 3 hari 1x pada masa tanam M21 Decomposer: 2 gelas M21/ 100 liter air untuk olah tanah…
Read MoreBiotogrow Terbukti Lindungi Semangka Dari Trip, Kresek, Kutu & Hama, Buah Besar & Manis
Pak Ngadino, petani semangka black orange asal Cilacap, Jawa Tengah membudidayakan semangkanya pada luas lahan 2,5 Ha dengan jumlah 9000 tanaman semangka. Kini hasil panennya maksimal, bobot besar, dan buah semangkanya manis. Ia berbagi pengalamannya bahwa ia selalu menggunakan Formula DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) untuk lahan dan tanamannya. Saat olah lahan Pak Ngadino mengapliksikan M21 Decomposer dengan dosis 1 botol M21/ 200 liter air, lalu 1-2 tutup botol Biotogrow/ tangki pada masa pertumbuhan. Ia membuktikan, dengan Biotogrow, dapat melindungi dari serangan trip, kutu dan hama pada tanaman semangka….
Read MoreCuaca Panas Ekstrem, Panen Timun Melimpah 6x Petik Bunga, Daun Masih Seger
Petani timun asal Ciater, Jawa Barat, Pak Wahyudin sudah lama bertani, namun baru akhir akhir ini menggunakan Formula DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) untuk lahan dan tanamannya. Pak Wahyudi membeberkan pengalamannya dalam bertani timun. Ia mengaplikasikan M21 Decomposer dengan dosis 3 tutup M21/ tangki sebelum tutup mulsa dilanjut setelah tanam dengan dosis yang sama setiap 1 minggu 1x. Pada masa pembungaan pak Wahyudin menggunakan Biotogrow dengan dosis 2 tutup/ tangki dengan cara spray pada tanaman timunnya. Terdapaat perbedaan sebelum dan sesudah aplikasi DUO AMPUH: Sebelum: 3x panen, hasil sudah…
Read MoreCara Sukses Tanam 9000 Semangka Besar, Manis, Bebas Virus
Mas Tino petani semangka asal Cilacap membudidayakan semangka dengan luas lahan 2,5 bahu. Ia membudidayakan sejumlah 9000 pokok semangka. Lahan semangka milik Mas Tino sempat berkendala seperti: Mudah terkena kresek Buah tidak maksimal Boros dalam penggunaan pupuk Tak menyerah, Mas Tino menemukan solusinya. Ia mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) untuk olah lahan dan merawat tanaman semangkanya. Alhasil, banyak perbedaan dibanding sebelum mengaplikasikan DUO AMPUH, seperti: Buah semangka besar maksimal Tingkat kemanisan semangka maksimal Daun tebal dan kokoh Kendala kresek teratasi Aplikasi DUO AMPUH ala Mas Tino adalah sebagai…
Read MorePanen Pare Maksimal & Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Pak Trigono, petani pare asal Parmbanan, Jawa Tengah menanam berbagai varietas pare. Percobaan yang dia lakukan dengan menanam pare jenis Kapal terbang, Lipa, Yunan, dan Ajeng. Pak Trigono menanamnya di lahan seluas 3000 m2. Tentu saja muncul kendala pada proses bercocok tanamnya seperti: musim tak mendukung, lahan bekas tanam terong yang bermasalah, kekurangan air. Tak menyerah disitu, Pak Trigono mengatasinya dengan mengaplikasikan DUO AMPUH (M21 Decomposer & Biotogrow) pada lahan dan tanamannya. Alhasil, hasil panen signifikan & maksimal, mengurangi sulaman. Pak Trigono mengocorkan M21 Decomposer pada lahan sebelum tanam dengan…
Read MoreSukses Tanam Semangka 2 Ha Dengan Kualitas Premium
Petani semangka asal Cilacap, Pak Hasan Khaelani membudidayakan semangka jenis golden dengan luas lahan 2 Ha. Ia mengolah lahan dengan menyemprotkan Formula M21 decomposer pada lahannya sebelum tanam, hasilnya pun tak diragukan. Setelah tanam, Pak Hasan mengaplikasikan Biotogrow pada tanaman semangka nya dengan dosis 2 tutup/ tangki. Hasil panen melimpah , ia bisa memanen semangka goldennya hingga 5- 6 kali. Selain itu hama teratasi, buah kualitas super dan tentunya hemat pupuk kimia. Gak ragu lagi kan pakai DUO AMPUH (M21 decomposer & Biotogrow) untuk olah lahan dan rawat tanaman? Simak…
Read More